SuaraJawaTengah.id - Kunjungan Anies Baswedan di sejumlah tempat yang disambut relawan dan simpatisannya mendapat sorotan dari kubu lawannya yang selama ini mengkritik 'safari politik' mantan Gubernur DKI Jakarta ke sejumlah tempat.
Terakhir saat lawatan politik Anies dilakukan di Sulsel pada Minggu (11/12/2022) pun diikuti ribuan massa. Bahkan Waketum DPP Teman Ganjar Dedek Prayudi menyinggung keramaian partisipan acara NasDem dan bakal capres Anies Baswedan di Pangkep disebabkan adanya iming-iming hadiah dari kampanye Anies.
Lantaran itu, Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode membantahnya. Bahkan secara tegas, ia meminta jangan menyamakan relawan Ganjar dengan Anies.
"Kalau di sebelah (Relawan Ganjar) kan kadang kala (partisipan) datang karena amplop, hadiah, dan lainnya," katanya saat dihubungi Warta Ekonomi-jaringan Suara.com pada Senin (12/12/2022).
Sementara dalam konteks agenda Anies yang selalu dipadati massa, Laode meyakini jika kedatangan ribuan massa karena kerinduan dan kecintaan mereka terhadap Anies.
"Memang kita tidak bisa menilai secara detail bahwa kedatangan mereka hanya karena satu faktor, tentu ada variabel-variabel lain," ujarnya.
Namun, Laode mengklaim jika kedatangan Anies di Makssar ditunggu-tunggu simpatisannya.
"Hanya saja, di Makassar ini, sebelum itu memang sosok Anies sudah dicintai. Anies ini jadi representasi dari mimpi-mimpi mereka."
Laode bahkan mengungkapkan, jika iming-iming hadiah merupakan hal yang lumrah dalam kampanye perpolitikan di dalam negeri.
Baca Juga: 'Kalo Sebelah Kan Karena Amplop', Laode Pede Safari Politik Anies Selalu Ramai Partisipan
Namun, bila bakal calon yang berkampanye tak memiliki pesona yang mengikat hati rakyat, tak mungkin massa yang datang akan mencapai ribuan.
"Yang terpenting adalah ini fakta bahwa (massa yang datang) ribuan. Dan soal Pak Anies ini tidak sekali dua kali terjadi ribuan itu, sebelumnya juga. Kita lihat di daerah-daerah lain juga akan begitu," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul
-
Polres Pekalongan Kota Amankan 45 Motor Berknalpot Brong, Diduga untuk Balap Liar
-
Tujuh SPPG di Kudus Diberhentikan Sementara, Data Penerima Manfaat Jadi Masalah
-
Copet Lintas Daerah Diduga Buru Kerumunan Jamaah Haul Solo, Dua Pria Dibekuk Polisi
-
BRI-KPK Siapkan Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026