SuaraJawaTengah.id - Nikita Mirzani dilaporkan oleh Kekasih Nindy Ayunda, Dito Mahendra terkait kasus pencemaran nama baik dan UU ITE pada 16 Mei 2022 ke Polresta Serang Kota.
Nikita ditetapkan sebagai tersangka sejak 14 Juni 2022. Ia kini terus menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Banten.
Kondisinya yang sedang kurang sehat akhir-akhir ini menjadi sorotan warganet. Ia bahkan sampai dilarikan ke RSUD Drajat Prawiranegara.
Saat ditemui Nikita menjelaskan bahwa ia tidak melakukan pemeriksaan namun justru terapi.
"Enggak pemeriksaan tapi terapi," ungkap Nikita dikutip dari kanal Youtube Hashtag Banten Rabu (14/12/22).
Nikita mengeluhkan sakit dibagian lehernya hingga tak bisa digunakan untuk menengok.
"Leherku ngga bisa belok, karena ada tulang tumbuh, ya karena pengapuran itu," jelasnya.
Nikita menjelaskan bahwa ia selalu melakukan terapi satu minggu sekali untuk mengurangi rasa sakitnya itu.
"Kan memang biasanya aku terapi seminggu sekali, tapi kan ini udah mau 2 bulan ngga terapi terapi, ditahan aja sakitnya," ungkapnya.
Baca Juga: Nikita Mirzani Kena Pengapuran Tulang, Sebut di Penjara Tidur Pakai Matras Tipis
Setiap malam Nikita mengaku selalu susah tidur dan merasakan keringat dingin. Meski kondisi tubuhnya tak sehat, Nikita mengatakan bahwa ia akan tetap menjalani persidangan.
"Ya pokoknya biar sakit juga aku mah tetep ke persidangan intinya," kata Nikita sambil tersenyum menahan sakit.
Kontributor: Kanita Auliyana Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Konsisten Terapkan Industri Hijau, Semen Gresik Sabet Penghargaan Jateng Green Industrial Summit
-
Jukir Liar Patok Tarif Selangit, Wali Kota Solo Siapkan Pencabutan Izin hingga Blacklist
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi