SuaraJawaTengah.id - Hari Pers Nasional diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia, didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985. Tahun ini, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 akan dilaksanakan di Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis, 9 Februari 2023.
Presiden Joko Widodo rencananya akan menghadiri langsung acara puncak peringatan Hari Pers Nasional tersebut.
Menyambut HPN 2023, Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko menegaskan, Hari Pers Nasional merupakan momentum penting bagi semua pihak untuk mengapresiasi peran pers dalam perkembangan demokrasi.
"Diharapkan pers bisa menjadi panduan dalam kehidupan berdemokrasi. Pers dan demokrasi memiliki hubungan yang erat dan saling melengkapi," katanya dari keterangan tertulis pada Rabu (8/2/2023).
Di tengah derasnya informasi dan perkembangan teknologi, pers menurutnya masih memegang peran penting dalam membentuk opini publik serta memberikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya masyarakat.
"Independensi pers dan keberimbangan sangat penting bagi publik. Sehingga, pemerintah dan kekuatan politik lainnya tidak dapat mempengaruhi atau memanipulasi informasi yang diterima oleh publik," tegasnya.
Pers, katanya, memiliki tanggung jawab yang sangat besar sebagai agen kebudayaan. Pers juga menentukan ke mana sebuah peradaban akan dibawa. Maka yang harus disadari oleh insan media, pers menjadi pilar keempat demokrasi setelah lembaga yudikatif, legislatif, dan yudikatif.
"HPN 2023 momentum bagi kita semua menjadikan pers yang independen sebagai panduan kehidupan berdemokrasi, seperti sering disebut pers pilar keempat demokrasi. Pilar atau tiang ini harus kuat, kokoh dan independen, dalam menyangga demokrasi," tegasnya.
Tahun Politik
Baca Juga: Wow! Pelanggaran Lalu Lintas di Jawa Tengah Meningkat 1,068 Juta pada Tahun 2022
Insan pers, yang di dalamnya ada media, termasuk juga para wartawan, diharapkan bisa ikut menjaga iklim kondusif jelang Pemilu 2024. Pimpinan dewan dari Fraksi Gerindra Jateng ini mengatakan, bahwa kondusifitas menjelang Pemilu 2024 perlu dijaga.
Termasuk pula oleh awak media, yang diharapkan tak membuat narasi politik yang dapat mengundang konflik.
"Ujaran kebencian, SARA, hoaks, adu domba, saling menghasut yang kerap membanjiri media sosial juga menjadi hal yang penting untuk kita waspadai secara bersama-sama. Maka saya minta supaya insan pers memiliki peran untuk menangkalnya, menjadi penjaga gawangnya agar tak langsung dikonsumsi masyarakat secara mentah-mentah," ungkapnya.
Apalagi jelang Pemilu 2024 mendatang, media sosial menjadi salah satu media komunikasi dan informasi yang rawan polarisasi. Dan hoaks, fitnah, adu domba, hingga ujaran kebencian memang sering terjadi mendekati tahun-tahun politik.
"Media massa sangat diharapkan bisa meredam segala persoalan itu, dengan membuat berita yang benar, berumbang, tak tendensius, dan sesuai kaidah jurnalistik," katanya.
Heri Pudyatmoko mengatakan, potensi konflik tentunya harus segera diantisipasi sejak dini agar tidak ada perpecahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia pada Pemilu 2024 nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
OTT Bupati Cilacap Guncang PKB: Kader Terkejut, Minta Publik Tunggu Penjelasan Resmi KPK
-
BRI Semarang Pattimura Dukung Program Serambi BI: Fasilitasi Penukaran Uang Baru di Pasar Modern BSB
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah