SuaraJawaTengah.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas Imam Arif Setiadi mengatakan hingga batas akhir pendaftaran bakal calon anggota legislatif untuk DPRD Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tercatat satu partai politik tidak mendaftarkan bacalegnya.
"Hingga hari Minggu (14/5), pukul 23.59 WIB yang merupakan batas akhir pendaftaran bacaleg, Partai Hanura ternyata tidak mendaftarkan bacalegnya. Dengan demikian, Partai Hanura dinyatakan tidak mengajukan bacaleg untuk DPRD Kabupaten Banyumas," jelas Imam didampingi anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Teknis Penyelenggaraan Hanan Wiyoko di Purwokerto, Banyumas, Senin (15/5/2023).
Ia mengatakan pada Minggu (14/5), pukul 23.30 WIB, pada aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU RI terpantau adanya pengajuan tiga orang bacaleg DPRD Kabupaten Banyumas dari Partai Hanura.
Menurut Imam, pihaknya telah mencoba menghubungi pengurus Partai Hanura, namun tidak ada respons sehingga tidak ada pengajuan berkas hingga batas akhir pada pukul 23.59 WIB.
Imam mengatakan secara keseluruhan KPU Kabupaten Banyumas menerima pendaftaran sebanyak 762 orang bacaleg yang terdiri atas 450 orang laki-laki (59,06 persen) dan 312 orang perempuan (40,94 persen)
"Mereka berasal dari 17 parpol karena satu partai lainnya (Partai Hanura, red.) tidak mengajukan bacaleg. Rata-rata parpol mengajukan bacaleg dengan jumlah maksimal sebanyak 50 orang untuk enam daerah pemilihan," tegasnya.
Dari 17 parpol tersebut, parpol yang mengajukan bacaleg paling sedikit adalah Partai Garuda, yakni hanya sebanyak 15 orang yang terdiri atas 11 orang laki-laki dan empat orang perempuan untuk dua daerah pemilihan.
Partai Ummat tercatat mengajukan bacaleg dari kalangan perempuan paling banyak yang tercatat mencapai 44 orang dari total yang diajukan sebanyak 50 orang (89,90 persen).
"Secara umum, 17 parpol yang mengajukan bacaleg telah memenuhi kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas