Di program Jumat Berkah, menu makanan sehat yang dibagikan setiap minggunya berbeda-beda. Dia juga memberikan sayuran segar secara cuma-cuma kepada ibu-ibu.
"Hari ini bubur, sayur bening bayam, telur asin, kudapan dari susu, keju, kacang almond. Sedangkan sayuran kita nanam sendiri tanpa pestisida," tutur Yuni.
Penuh Perjuangan
Menekan angka stunting ternyata bukan perkara mudah. Apalagi kondisi medan di Kelurahan Tanjungmas yang sering banjir rob tentu jadi tantangan tersendiri.
Motor mogok cukup sering jadi kendala bagi Suntiah kader Posyandu Cempaka ketika dirinya menerobos air rob untuk mengantar PMT.
"Saya ngantar PMT tiga kali dalam sejari. Tidak peduli hujan deras, air rob tinggi tetap saya terjang. Karena itu telah jadi kewajiban yang harus saya lakukan," terang Suntiah.
"Motor dua kali rusak, bayaran sebagai kader posyandu memang tidak sebanding dengan biaya perbaikan motor yang saya keluarkan maupun dengan perjuangan saya," tambahnya.
Kendati begitu, Suntiah tidak terlalu mempersoalkan hal itu. Dirinya sudah ikhlas mengabdi untuk menekan angka stunting di Kelurahan Tanjungmas.
Meski berhasil menurunkan angka stunting, Suntiah justru pesimis perkampungannya maupun daerah-daerah di tanah air sangat sulit terbebas dari stunting.
Baca Juga: Menu Makanan Sederhana Cegah Stunting Pada Anak
"Saya kaget ketika melihat seorang ibu seusia saya masih punya balita. Terlalu muda, sering melahirkan, dan usia ibu terlalu tua ketika mengandung juga kan berpotensi anaknya stunting," beber Suntiah.
Menurut Suntiah, stunting bukanlah suatu penyakit yang apabila diberi obat langsung sembuh. Persoalan stunting menurutnya perlu digalahkan secara serius kepada kalangan remaja-remaja yang belum menikah.
"Harus ada sikap gotong royong semua pihak. Edukasi stunting harus gencar menyasar ke remaja-remaja yang belum menikah. Orang tua harus beranggapan kalau anak itu aset. Dengan begitu mereka akan memberikan pola asuh yang terbaik," pungkas Suntiah.
Kontributor: Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas