SuaraJawaTengah.id - PSSI baru saja menggelar konferensi pers terkait usulan dari suporter mengenai larangan untuk tandang ke kandang lawan pada Rabu (2/8) di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Pada jumpa pers tersebut, PSSI menanggapi sejumlah usulan yang salah satunya berisi permohonan hadir ke laga tandang yang sifatnya undangan dari suporter tim tuan dengan jumlah terbatas.
"Jangan dikonotasikan ada kepentingan, tidak ada, ini menjaga, siapa yang menjamin kalau ada hal-hal tak diinginkan terjadi?," ujar, ketua umum PSSI, Erick Thohir dalam sesi jumpa pers tersebut.
"Ini saya rasa dinamika ini kita sama-sama sabar, harus kita buktikan bisa, dan kita bertransformasi ke titik kita mau bisa, tapi kan sampai hari ini masih ada (suporter yang tetap away). Jadi saya mohon kita ada komite Ad Hoc suporter, pak Arya (Sinulingga) lagi muter ini ke beberapa daerah," tambah pria yang juga Menteri BUMN ini.
Menanggapi hal ini, CEO PSIS Yoyok Sukawi tidak mau berbicara terlalu jauh. Ia mengungkapkan akan mempelajari terlebih dahulu dan apa yang disampaikan PSSI di jumpa pers tidak sebuah prank.
"Aku pelajari dulu regulasinya atau ada aturan barunya seperti apa, jangan-jangan prank," tutur Yoyok Sukawi saat ditanya awak media pada Kamis (3/8/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop