SuaraJawaTengah.id - Teka-teki bakal calon wakil presiden dari Bacapres Ganjar Pranowo bakal terjawab. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bakal mengumumkan hari ini Rabu (18/10/2023).
Nama mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD pun disebut-sebut menjadi bakal calon presiden pendamping Ganjar Pranowo.
Politikus PDI Perjuangan Anang Hermansyah menilai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. adalah sosok yang ditunggu masyarakat Indonesia sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
"Kalau pribadi tidak ada yang tidak suka Pak Mahfud dengan kinerja beliau tidak ada yang tidak suka. Semua orang suka dengan beliau. Makanya, pendapat beliau cukup ditunggu publik," ujar Anang dikutip dari ANTARA pada Selasa (9/6/2023).
Menurut dia, keputusan sosok bakal cawapres pendamping Ganjar merupakan keputusan partai politik. Apabila wacana duet Ganjar-Mahfud terwujud, hal itu dinilai baik bagi semua pihak.
"Kalau seandainya beliau menjadi pilihan partai, itu hal baik buat kita semua," tegasnya.
Sementara itu, Anang mengaku mendatangi kediaman Mahfud sebagai sosok teman untuk berdiskusi mengenai keadaan politik Indonesia, terutama soal putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan sebagian permohonan uji materi undang-undang yang mengatur batas usia calon presiden dan calon wakil presiden.
"Bukan dorong (untuk menjadi cawapres), melainkan beliau adalah tokoh yang hari ini juga pendapatnya ditunggu banyak pihak. Apalagi, keadaannya hari ini, sangat ditunggu. Makanya, diskusi seperti ini beliau 'kan pernah di MK," jelas Anang.
Pasalnya, Mahfud Md. pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008—2013 dan hakim konstitusi pada periode 2008—2013. Untuk itu, diskusi bersama Mahfud adalah pilihan yang tepat.
Baca Juga: Sibuknya Kantor DPP PDIP Hari Ini: Umumkan Cawapres Ganjar, Gibran Menghadap Hasto
Rumah dinas Mahfud Md. tampak ramai pada Selasa malam. Mobil-mobil berpelat nomor dari berbagai daerah parkir memenuhi area sekitar rumah.
Di rumah itu dikabarkan para elite partai hingga sukarelawan sedang membahas perihal pasangan capres dan cawapres untuk Pemilu 2024. Hal ini diperkuat dengan tersebarnya foto pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Mahfud Md.
Tim Media Ganjar Pranowo Anton Sudibyo membenarkan bahwa ada pertemuan antara Mahfud Md. dan Megawati di kediamannya pada hari Selasa.
"Iya, betul," kata Anton kepada ANTARA saat ditanya terkait pertemuan Mega dan Mahfud pada hari Selasa.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 akan diumumkan pada Rabu (18/10) pagi.
"Ibu Megawati Soekarnoputri menugaskan DPP PDIP berkoordinasi dengan TPN GP sehingga Rabu besok pukul 10.00 WIB akan diumumkan cawapres yang akan mendampingi Pak Ganjar Pranowo," kata Hasto di Jakarta, Selasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan