Wisatawan memotret diorama pekerja melakukan proses penjemuran tembakau dan kelobot di Museum Kretek, Kudus, Jawa Tengah, Senin (28/9/2020). Museum tersebut menyimpan koleksi mengenai sejarah terciptanya rokok kretek hingga proses produksi secara manual sampai menggunakan teknologi modern dan merupakan satu-satunya museum rokok yang ada di Indonesia. [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/aww]
Menyimpan Kisah Haji Djamhari dan Asal-Usul Nama Kretek
Yang tidak bisa dilupakan adalah sosok yang sangat berperan dalam lahirnya kretek di Kudus, yakni sosok Haji Djamhari. Ia yang kala itu sakit sesak napas mengambil minyak cengkih untuk dioleskan ke dada dan tubuhnya.
Ajaibnya, setelah dioleskan, sesak napasnya pun reda. Ia kemudian bereksperimen dengan menghaluskan cengkih dan dicampur dengan tembakau. Campuran tersebut akhirnya dilinting menggunakan klobot jagung dan diikat benang.
Campuran itu dibakar dan dihisap. Saat dihisap, terdengar bunyi kemeretak dari lintingan tersebut. Dari situlah nama kretek disematkan bahkan menjadi nama Museum Kretek satu-satunya di Indonesia itu.
Kontributor : Dinnatul Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026
-
Harga Pertamax Melonjak Drastis, Tembus Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini!
-
Ratusan Guru di DIY Dilatih AI untuk Pangkas Beban Administrasi
-
Ke China Makin Praktis, QRIS Cross Border BRImo Kini Bisa Dipakai di Merchant Lokal
-
BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026, Cermin Pentingnya Wealth Management