Sementara itu, Ketua Komunitas Balon Wonosobo, Agam Setyobudi mengapresiasi dan mendukung kegiatan festival mudik dengan melibatkan komunitasnya.
Dalam pandangannya, festival mudik dan balon ini berimplikasi pada UMKM lokal dan perputaran uang di Wonosobo meningkat sehingga diharapkan membantu dan memberi dampak yang positif bagi masyarakat Wonosobo.
''Event ini tentu berdampak ekonomi, karena pengunjung dari luar Wonosobo banyak yang ikut menikmati festival balon sehingga akan lebih banyak masyarakat yang terbantu dari rumah makan hingga penginapan,'' ujarnya.
Jadwal Festival Balon di Wonosobo 2024
Festival Balon Kembaran (11-14 April)
Festival Balon Semayu (12 April)
Festival Balon Karangluhur (13-14 April)
Festival Balon Lamuk (13-14 April)
Festival Balon Kaliasem (14-15 April)
Festival Balon Jaraksari (16 April)
Festival Balon Simbang (12-16 April)
Festival Balon Mudal (17 April)
Festival Balon Reco (16-17 April)
Festival Balon Sambek (18-19 April)
Festival Balon Anshor/Bojasari Siyono (14-15 April)
Festival Balon Anshor/Candiyasan (18-19 April)
Festival Balon Wringinanom (20 April)
Puncak Festival Minggu 21 April di Alun-alun Wonosobo
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana