SuaraJawaTengah.id - Setelah perayaan hari raya Idul Fitri, kegiatan keagamaan akan mulai fokus pada keberangkatan jamaah haij dari Indonesia. Sebagai negara mayoritas muslim, kegiatan haji menjadi perhatian tersindiri bagi masyarakat.
Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah siap memberangkatkan sebanyak 31.711 jamaah calon haji asal Jateng dan D.I. Yogyakarta melalui Embarkasi Solo di Bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, mulai 12 Mei 2024.
Kepala Kemenag Jateng, H. Musta'in Ahmad mengatakan penyelenggaraan ibadah haji di Jateng sesuai dengan jadwal yang sudah disusun.
"Saat ini pihaknya melakukan persiapan kloter dan Insya Allah calon haji tahun ini sudah lebih dari 90 persen selesai untuk kloter. Jadi calon haji nanti kloter pertama akan masuk ke Asrama Haji Donohudan Boyolali pada 11 Mei dan diberangkatkan 12 Mei 2024 melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali," kata Musta'in Ahmad di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Minggu (15/4/2024).
Dia mengatakan pada kloter pertama Embarkasi Solo akan diberangkatkan jamaah calon haji dari Karesidenan Kedu. Kini sedang disusun apakah dari Magelang atau Purworejo sedang disusun rencana pemberangkatannya.
"Tapi, untuk Karesidenan Kedu diselesaikan dahulu, setelah itu kemudian disusul Karesidenan Banyumas, Pekalongan, Semarang dan Surakarta," katanya.
Jumlah calon haji untuk Provinsi Jawa Tengah dan DIY pada 2024 ini sebanyak sekitar 31.711 orang atau bertambah dibanding tahun sebelumnya, yakni sekitar 30.300 orang. Sedangkan, calon haji di seluruh Indonesia, pada tahun ini, bertambah sekitar 20.000 jemaah.
Jumlah calon haji untuk Provinsi Jawa Tengah tahun ini sebanyak sekitar 31.711 orang yang terbagi sekitar 100 kloter terdiri atas jamaah asal Jateng dan D.I. Yogyakarta.
Menurut dia, dari jumlah jamaah asal Jateng dan DIY, yang sudah melunasi biaya perjalanan hajinya sekitar 92,7 persen. Artinya, masih sekitar 2.000 jemaah yang belum melunasi, mungkin karena meninggal dunia dan mungkin karena menunda. Namun, pihaknya sudah menyiapkan jamaah cadangan, artinya jamaah yang seharusnya berangkat tahun depan di urutan awal.
Baca Juga: Pj Gubernur Jateng Berangkatkan 1.088 Warga Mudik Gratis Naik Kereta Api
"Hal ini, kami dorong untuk melakukan pelunasan dan dari jamaah cadangan sebanyak 4.000 orang yang akan diambil sebanyak 2.000 orang untuk menutup kekurangan pemberangkatan calon haji tahun ini," katanya.
"Kami beberapa tahun ke depan tetap mengutamakan lansia. Jadi pendaftar ibadah haji rata-rata mengantre selama 12 tahun, yang mereka tahun ini berangkat usianya sekitar 60 tahun ke atas dan tahun ini sekitar 40 persen," katanya.
Calon haji diminta tetap menjaga kesehatan. Hindari kegiatan-kegiatan yang bisa memforsir tenaga. Kesehatan harus dijaga dan jangan sampai kecapaian atau kelelahan.
"Kita juga menyiapkan khusus Satgas Embarkasi Solo, ada bidang lainnya untuk menangani lansia dan memberikan fasilitas untuk lansia yang memerlukan konsumsi khusus. Jadi akan disiapkan tim khusus untuk melayani yang baik bagi lansia," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Pecah Turis Borobudur, Pemprov Jateng Bentuk Sabuk Wisata 'Keburejo-Gelangmanggung'
-
Dari Kebocoran hingga Kapal Terbakar: Pertamina Simulasi Keadaan Darurat di Pesisir Semarang
-
Kudus Jadi Fokus! Kapolda Jateng Genjot Transformasi Pelayanan Publik hingga Pendidikan Anak
-
The King is Back! Hari Nur Yulianto Resmi Pulang untuk Selamatkan Marwah PSIS Semarang
-
Babak Baru APINDO Jateng: Kolaborasi Kuat untuk Ekosistem Ekonomi yang Sehat