SuaraJawaTengah.id - Bupati Kendal Dico Ganinduto buka suara terkait munculnya kabar jika warganya kesulitan untuk bisa bekerja di Kawasan Industri Kendal (KIK).
Dico menyebut berdasarkan data, ada penurunan angka pengangguran di Kendal tertinggi di Jawa Tengah.
"Itu itu bukan tanpa kerja dari Pemeintah Kabupaten Kendal. Keterlibatan Pemkab Kendal dalam upaya ini juga tinggi dengan menggabungkan Dinas Perindustrian dengan Tenaga Kerja banyak program yang disinkronkan dengan peluang lapangan kerja di KIK," kata Dico dilansir dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, Rabu (22/5/2024).
Dikatakan pertumbuhan di KIK dan penurunan angka pengangguran sudah mengacu bagaimana masyarakat Kendal mendapat kesempatan yang besar di sana.
Persoalnya bagaimana meningkatkan investasi dan industri agar berkembang dengan menyiapkan sumber daya manusianya.
"Karena hal ini sangat penting, kita tidak bisa memaksakan jika SDM yang ada belum siap. Oleh karenanya perlu meningkatkan SDM nya terlebih dahulu agar lebih maksmial," jelas dia.
Kabar minimnya warga Kendal berkerja di KIK sebelumnya diungkapkan Anggota DPRD Kendal dari PKS, Rubiyanto.
Dia menyebutkan bahwa kesempatan warga Kendal bekerja di KIK sangat minim, berbeda dengan kabupaten tetangga yang juga mempunyai kawasan industri namun memprioritaskan warganya untuk bekerja.
"Banyak yang mengeluhkan orang Kendal mau cari pekerjaan di KIK susah. Ini harus dipertanyakan peran dari pemerintah daerah," katanya.
Baca Juga: Makin Terang-terangan, Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Gaungkan Tagar #NgegasJateng
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama