SuaraJawaTengah.id - Kota Semarang dan sekitarnya diprediksi akan diguyur hujan ringan saat memasuki bulan Juni 2024. Hal itu berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Dikutip dari situs BMKG pada Sabtu (1/6/2024), ibu kota provinsi yang berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada siang hari ini yakni Serang, Semarang, Banjarmasin, Tarakan, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Ambon, Ternate, Mataram, Mamuju, dan Makassar.
Sementara Kota Bandung dan Kendari diprediksi hujan dengan intensitas sedang.
BMKG juga memperingatkan masyarakat agar waspada hujan disertai petir yang berpotensi terjadi di wilayah Gorontalo, Samarinda, Tarakan, Tanjung Pinang, dan Manado.
Beberapa wilayah diprediksi berawan pada siang hari ini, di antaranya Pontianak, Palangka Raya, Kota Jayapura, Manokwari, Pekanbaru, Padang, dan Palembang. Sedangkan Kota Jakarta Pusat diprediksi berawan tebal.
Wilayah Banda Aceh, Denpasar, Yogyakarta, Jambi, Surabaya, Kupang, dan Medan diprediksi cerah berawan.
Sementara itu, Kota Bengkulu diprediksi cerah dengan suhu 24-33 derajat Celcius.
BMKG sebelumnya juga memprakirakan kekeringan mulai mendominasi wilayah Indonesia pada medio bulan Juni-September 2024.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Selasa (28/5), mengatakan bahwa kondisi tersebut ditandai setelah 19 zona persen wilayah Indonesia sudah masuk musim kemarau; mulai dari sebagian Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga: Mengarungi Musim 2024/2025, Gilbert Agius Dipastikan Masih Bersama PSIS Semarang
Tim Meteorologi BMKG mengungkapkan sebagian wilayah lain di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara juga akan memasuki musim kemarau dalam tiga dasarian atau 30 hari ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran