SuaraJawaTengah.id - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama ZTE Corporation terus memperluas akses digital di daerah terpencil Indonesia dengan memanfaatkan teknologi mikrowave canggih. Kolaborasi ini bertujuan menjembatani kesenjangan digital yang selama ini menjadi tantangan besar di negara kepulauan dengan 17.000 pulau ini.
Komunikasi berbasis kabel tradisional sulit diterapkan di Indonesia karena medan yang terjal dan biaya tinggi, meninggalkan banyak daerah tanpa akses digital. Untuk mengatasi hambatan ini, Indosat dan ZTE telah menerapkan lebih dari 550 link backbone mikrowave ultra-kapasitas di seluruh Indonesia, mencakup hampir 80% kota besar dan pulau-pulau terpencil.
“Kolaborasi ini memberikan kehidupan baru dalam perjalanan transformasi digital Indonesia,” ujar Kevin Chen, Sales Director PT. ZTE Indonesia, Senin (27/1/2025).
Ia menambahkan bahwa teknologi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan khusus Indonesia, termasuk medan sulit dan kondisi cuaca ekstrem.
Teknologi mikrowave ZTE, dengan fitur seperti antena Ultra Broadband Multi-frekuensi dan unit percabangan khusus, memungkinkan pemilihan frekuensi fleksibel dan efisiensi biaya tinggi.
Solusi ini telah meningkatkan kapasitas jaringan di wilayah seperti Sumatra dan Kalimantan hingga 2-3 Gbps, dengan puncaknya mencapai 6 Gbps, menghadirkan koneksi yang andal bagi masyarakat.
Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer IOH, menegaskan pentingnya kemitraan ini. “Kami berkomitmen menjembatani kesenjangan digital dengan menghubungkan komunitas di seluruh negeri. Teknologi canggih ini tidak hanya meningkatkan pengalaman digital tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” jelasnya.
Dampak positif kolaborasi ini sudah terlihat. Masyarakat di daerah terpencil kini dapat mengakses informasi waktu nyata, pendidikan daring, dan hiburan digital tanpa gangguan.
Konektivitas ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pariwisata, dan memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan.
Ke depan, Indosat dan ZTE berencana memperluas cakupan jaringan untuk menjangkau lebih banyak wilayah, memastikan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia dapat menikmati peluang digital yang setara. Langkah ini menegaskan komitmen kedua perusahaan untuk terus mendorong transformasi digital dan memberdayakan masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan