"Para Bhikkhu Thudong ini sudah berjalan beribu-ribu kilometer, membawa pesan perdamaian untuk dunia," katanya.
Salah satu Bhikkhu, Bhante Wichai, juga menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaan atas dukungan yang diterima. Bagi Bhante Wichai, kedatangan ke Jawa Tengah selalu memberi rasa tenteram dan harapan.
“Terima kasih kepada Gubernur dan seluruh pihak yang mendukung kami. Kami senang bisa kembali ke sini agar bisa hidup bersama di dunia ini. Kita harap semua bisa happy,” ungkapnya.
Semarang bukanlah sekadar kota persinggahan bagi rombongan Bhikkhu. Kota ini dan wilayah Jawa Tengah secara keseluruhan menjadi representasi dari semangat hidup berdampingan.
Dalam keragaman agama dan budaya, masyarakat mampu menunjukkan solidaritasnya dengan menyambut, mengawal, dan menghormati peziarah dari keyakinan yang berbeda.
Thudong tahun ini bukan hanya mencatat jejak langkah para Bhikkhu, melainkan juga menorehkan catatan tentang bagaimana sebuah daerah mampu menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui praktik nyata toleransi, tanpa kehilangan akar budayanya sendiri.
Sebuah pesan yang tak kalah penting dari perjalanan spiritual itu sendiri: bahwa perdamaian bukanlah tujuan akhir, melainkan perjalanan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng