Melalui Forum Rektor, sinergi antara Pemprov Jateng dan dunia akademik akan terus diperkuat dalam bentuk riset terapan dan pendampingan kebijakan.
Luthfi menegaskan, pembangunan Jawa Tengah tidak akan disandarkan pada intuisi semata, melainkan pada landasan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan secara metodologis dan etis.
Forum Rektor ini akan menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi jangka panjang, melibatkan berbagai bidang keilmuan mulai dari teknologi, pertanian, kesehatan, sosial, hingga lingkungan.
Ke depan, program pembangunan daerah akan dikawal oleh hasil kajian yang aplikatif dari 44 kampus, termasuk universitas negeri, swasta, dan politeknik yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Kebijakan ini memperlihatkan arah baru tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi: inklusif, kolaboratif, dan berbasis pengetahuan.
Jawa Tengah kini bukan sekadar menjadi ladang pembangunan fisik, melainkan laboratorium sosial bagi praktik kebijakan berbasis riset yang bisa direplikasi daerah lain.
Langkah ini membuktikan bahwa ketika pemerintah dan akademisi bersatu, pembangunan tidak hanya bisa lebih efektif dan efisien, tetapi juga berkelanjutan dan solutif bagi masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng