- NjajanFest 2.0 hadirkan 91 UMKM, gaet 24 ribu pengunjung dan transaksi tembus Rp1 miliar.
- Acara dukung sertifikasi halal, penerbitan NIB, serta kurasi higienitas kuliner bagi UMKM.
- Kolaborasi Pemkab, Semen Gresik, dan komunitas buktikan UMKM Rembang punya daya saing tinggi.
SuaraJawaTengah.id - NjajanFest 2.0 resmi ditutup dengan capaian yang membanggakan. Selama tiga penyelenggaraan, festival kuliner dan UMKM terbesar di Rembang ini sukses menarik 24 ribu pengunjung dan mencatatkan transaksi menembus Rp 1 miliar lebih.
Sebanyak 91 UMKM dari sektor kuliner dan kreatif turut berpartisipasi dalam festival ini. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya stan hingga malam penutupan.
Lebih dari sekadar festival kuliner, kegiatan ini menjadi ruang nyata pemberdayaan ekonomi, sekaligus ajang promosi produk lokal yang makin dikenal luas.
Selain mendorong peningkatan penjualan, NjajanFest juga menghadirkan program pemberdayaan nyata bagi pelaku UMKM. Sebanyak 65 UMKM kini sedang dalam proses sertifikasi halal Kemenag, serta 40 Nomor Induk Berusaha (NIB) berhasil diterbitkan melalui fasilitasi DPMPTSP selama acara.
Tak hanya itu, seluruh tenant juga telah melewati proses kurasi ketat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, sehingga pengunjung dapat menikmati kuliner dengan aman dan terjamin higienitasnya.
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono menyampaikan apresiasinya atas kesuksesan acara ini.
“Kami melihat NjajanFest bukan sekadar festival kuliner, melainkan wadah nyata untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Pencapaian omzet lebih dari Rp 1 miliar dan puluhan ribu pengunjung adalah bukti bahwa UMKM Rembang punya daya saing. Semen Gresik akan terus mendukung pemberdayaan ini melalui Rumah BUMN agar UMKM terus naik kelas,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten III Sekda Kabupaten Rembang, Mardi, mewakili Pemkab Rembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Semen Gresik melalui Rumah BUMN Rembang yang berhasil menghadirkan karya besar hasil kreativitas anak muda Rembang.
Perwakilan pelaku UMKM juga memberikan apresiasi. Salah satunya Anggun Hapsari, owner Dapoer Anggoen menyampaikan, “Terima kasih banyak teman-teman RB Rembang yang sudah memfasilitasi kami. Semoga tahun depan kita semua bisa ikut event terpecah di jagad raya Rembang tercinta ini,” tergasnya.
Baca Juga: Kode Redeem FF Hari Ini 18 September 2025: Banjir Skin Senjata dan Bundle Langka, Gratis!
Hal senada diungkapkan oleh Naril, owner Badokan Super, “Terimakasih semuanyaa!! Saya UMKM baru cukup terbantuui disini. Treatment eventnya bener-bener josss, sweet and care sekali ke tenant!,” ujarnya.
Di sisi lain, Diana Nurus Saidah, Ketua Panitia NjajanFest 2.0, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, terutama masyarakat Rembang.
“Terima kasih atas kepercayaan yang luar biasa hingga mau berbondong-bondong datang dan nglarisi UMKM Rembang. Terima kasih sudah mau bergerak bersama. Kami yakin, pergerakan ini pasti akan bermuara pada kebaikan untuk kita semua,” pungkasnya.
NjajanFest 2.0 sekali lagi menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, komunitas, dan masyarakat dapat melahirkan ekosistem kreatif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan
-
Kolaborasi Gojek dan Pemkab Semarang Hadirkan Ruang Inspirasi bagi Pelajar