- Ibu rumah tangga dengan bayi tetap bisa berbisnis dari rumah lewat ide kreatif bermodal kecil.
- Peluang usaha seperti jualan makanan, mainan, frozen food, hingga bimbingan belajar fleksibel dijalankan.
- Kunci suksesnya konsistensi, promosi di media sosial, dan pandai membagi waktu sambil mengasuh anak.
SuaraJawaTengah.id - Menjadi ibu rumah tangga dengan bayi memang menyita banyak waktu dan energi. Namun, bukan berarti kesempatan untuk menambah penghasilan harus berhenti begitu saja.
Justru, dengan perkembangan teknologi dan tren bisnis rumahan saat ini, banyak peluang yang bisa dijalankan tanpa harus meninggalkan si kecil.
Sebagaimana dikutip dari YouTube Teman Mama, berikut 5 ide bisnis untuk ibu rumah tangga yang punya bayi, yang bisa dijalankan dari rumah dengan modal kecil tapi tetap menjanjikan.
1. Jualan Makanan Online: Simple, Praktis, dan Selalu Laris
Bisnis makanan selalu punya pasar yang luas. Bahkan, di era digital seperti sekarang, makanan online justru semakin dicari karena orang ingin praktis tanpa perlu keluar rumah.
Kabar baiknya, mama bisa mulai tanpa harus repot produksi sendiri. Caranya? Jadi dropshipper makanan. Dengan sistem ini, mama tidak perlu stok barang, tidak perlu pusing soal pengemasan, karena semuanya sudah ditangani supplier.
Tugas utama mama hanyalah mempromosikan produk lewat WhatsApp, Instagram, atau marketplace. Setiap kali ada penjualan, mama akan mendapat keuntungan sesuai kesepakatan dengan supplier.
Beberapa produk yang bisa dijual misalnya snack ringan dan keripik, sambal kemasan, paket diet sehat, olahan daging, atau camilan anak-anak. Bisnis ini sangat cocok untuk ibu dengan bayi karena fleksibel dan bisa dilakukan kapan saja, bahkan sambil menemani si kecil bermain.
2. Jualan Mainan Anak: Pasarnya Tidak Pernah Mati
Baca Juga: Pusat Setop Anggaran, Nasib Bus Batik Solo Trans di Ujung Tanduk! Luthfi Ajak Gotong Royong
Anak-anak dan mainan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Itulah mengapa bisnis mainan selalu punya peluang besar.
Mama bisa memulai dengan modal kecil, hanya perlu menyesuaikan dengan budget dan menentukan target usia mainan yang dijual. Contohnya: mainan edukasi untuk balita, boneka, mainan musik, mainan tradisional, hingga mainan profesi.
Promosinya juga mudah. Cukup lewat media sosial, WhatsApp group, atau menawarkan langsung ke tetangga dan teman. Apalagi, sebagai ibu dengan bayi, mama pasti punya circle ibu-ibu lain yang juga sedang mencari mainan untuk anaknya.
Keuntungan lain, mama bisa sekalian mencoba mainan tersebut dengan si kecil di rumah. Jadi, selain menghasilkan uang, mama juga bisa tahu mainan mana yang benar-benar bermanfaat untuk tumbuh kembang anak.
3. Membuka Bimbingan Belajar Online: Cerdas Sambil Cuan
Sejak pandemi, tren belajar online semakin berkembang. Banyak siswa yang membutuhkan tambahan les atau bimbingan belajar secara daring.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Kedok Umrah Ramadan Berujung Petaka, Biro Travel di Temanggung Gasak Uang Jemaah hingga Rp3 Miliar
-
Gubernur Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Untuk Genjot Perbaikan Jalan
-
Sawah di Jateng Tak Boleh Menyusut, Ahmad Luthfi Kunci 87 Persen Lahan
-
Pecah Turis Borobudur, Pemprov Jateng Bentuk Sabuk Wisata 'Keburejo-Gelangmanggung'
-
Dari Kebocoran hingga Kapal Terbakar: Pertamina Simulasi Keadaan Darurat di Pesisir Semarang