Ilustrasi hujan deras melanda. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU]
Baca 10 detik
- BMKG beri alarm dini potensi banjir & longsor di Cilacap-Banyumas akibat hujan ekstrem.
- Curah hujan Oktober 2025 diprakirakan tembus 500 mm, musim hujan datang lebih cepat dari normal.
- Warga diimbau siaga, bersihkan drainase, & pantau info cuaca resmi untuk antisipasi bencana.
“Terkait dengan hal itu, dia mengingatkan karakteristik hujan dengan intensitas tinggi pada periode peralihan tersebut berpotensi memperbesar risiko banjir bandang di daerah aliran sungai, longsor di wilayah perbukitan, serta genangan air di kawasan dataran rendah,” ujar Teguh.
Langkah mitigasi mendesak yang perlu dilakukan adalah memastikan sistem drainase tidak tersumbat, membersihkan saluran air, dan menghindari aktivitas di area rawan longsor saat hujan deras.
Masyarakat juga diwajibkan untuk aktif memantau informasi cuaca dari kanal resmi BMKG.
“Kami akan terus memperbarui informasi cuaca secara berkala agar masyarakat dapat mengambil langkah mitigasi dan penanganan dini terhadap potensi bencana,” kata Teguh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Kedok Umrah Ramadan Berujung Petaka, Biro Travel di Temanggung Gasak Uang Jemaah hingga Rp3 Miliar
-
Gubernur Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Untuk Genjot Perbaikan Jalan
-
Sawah di Jateng Tak Boleh Menyusut, Ahmad Luthfi Kunci 87 Persen Lahan
-
Pecah Turis Borobudur, Pemprov Jateng Bentuk Sabuk Wisata 'Keburejo-Gelangmanggung'
-
Dari Kebocoran hingga Kapal Terbakar: Pertamina Simulasi Keadaan Darurat di Pesisir Semarang