- Honda WR-V unggul ground clearance 220 mm dan mesin 1.5L bertenaga 121 PS, sementara Fronx lebih sporty.
- Suzuki Fronx menonjol dengan kelengkapan 12 fitur ADAS dan enam airbag pada semua varian modelnya.
- Fronx hadir dengan harga mulai Rp295 juta; WR-V cenderung sedikit lebih mahal serta memerlukan pajak tahunan tinggi.
SuaraJawaTengah.id - Persaingan mobil SUV kompak di Indonesia semakin ramai. Dua nama yang kerap dibandingkan adalah Suzuki Fronx dan Honda WR-V.
Keduanya bermain di segmen harga yang relatif berdekatan, sama-sama mengusung desain SUV ringkas, namun menawarkan karakter yang berbeda.
Dari fitur keselamatan hingga rasa berkendara, berikut rangkuman perbandingan keduanya berdasarkan pengalaman langsung dan spesifikasi yang diungkap.
1. Desain Eksterior: Sporty vs Elegan
Dari tampilan luar, perbedaan karakter langsung terasa. Honda WR-V tampil lebih elegan dan rapi, dengan kesan SUV mini yang cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.
Sementara Suzuki Fronx tampil lebih sporty dan agresif, dengan garis desain yang tegas dan aura crossover yang kuat.
Suzuki Fronx juga terlihat lebih berani dengan desain lampu menyambung kiri-kanan, roof rail yang kokoh, serta elemen visual yang menonjolkan kesan modern. Soal selera, keduanya jelas menyasar preferensi konsumen yang berbeda.
2. Dimensi dan Ground Clearance
Honda WR-V memiliki ground clearance 220 mm, lebih tinggi dibanding Fronx yang berada di kisaran 170 mm. Angka ini membuat WR-V lebih unggul untuk menghadapi jalan rusak atau semi-off-road.
Baca Juga: Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
Di sisi lain, Fronx menawarkan dimensi yang lebih rendah dan kompak, sehingga terasa lebih stabil di jalan aspal dan manuver perkotaan.
3. Mesin dan Performa
Honda WR-V dibekali mesin 1.5L dengan tenaga 121 PS dan torsi 145 Nm, dipadukan dengan transmisi manual 6 percepatan atau CVT. Karakter mesinnya terasa lebih responsif saat akselerasi awal.
Suzuki Fronx menggunakan mesin 1.5L K15C dengan tenaga sekitar 100 PS dan torsi 135 Nm, tersedia dalam transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 6 percepatan konvensional. Fronx juga menawarkan varian mild hybrid yang menitikberatkan efisiensi bahan bakar.
Bagi pengemudi yang menyukai sensasi perpindahan gigi, transmisi otomatis konvensional Fronx menjadi nilai tambah tersendiri.
4. Fitur Keselamatan: ADAS Jadi Pembeda
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin