- BRI Cepu giat mengedukasi UMKM mengenai QRIS dalam Ramadhan UMKM Festival 2026 untuk dorong transformasi digital.
- Edukasi dilakukan langsung tentang cara kerja QRIS guna mempermudah transaksi dan meningkatkan keamanan pembayaran UMKM.
- Adopsi QRIS dinilai krusial agar UMKM dapat efisien, memperluas jangkauan pasar, dan menyambut puncak perputaran ekonomi.
SuaraJawaTengah.id - CEPU-Suasana semarak bulan suci Ramadhan di kota Cepu tahun ini tidak hanya diwarnai oleh aneka takjil dan produk khas lokal, tetapi juga oleh semangat transformasi digital.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, melalui kantor cabang Cepu, mengambil peran sentral dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menggelar edukasi intensif mengenai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di perhelatan Ramadhan UMKM Festival 2026.
Manager Dana BRI Cepu, Agung Chrisnugroho, menyatakan bahwa partisipasi BRI dalam festival ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memberdayakan ekonomi lokal.
Menurutnya, momentum Ramadhan adalah saat yang tepat untuk mengakselerasi adopsi digital di kalangan UMKM.
"Momen Ramadhan dan Idul Fitri adalah puncak perputaran ekonomi di level masyarakat, khususnya bagi UMKM. Kami melihat ini sebagai kesempatan emas untuk tidak hanya memfasilitasi transaksi, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui edukasi. Penggunaan QRIS bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan strategis agar UMKM kita bisa naik kelas, memperluas jangkauan pasarnya, dan lebih efisien dalam pengelolaan keuangan," ungkap Agung Chrisnugroho dari keterangan tertulis pada Selasa (24/2/2026).
Edukasi Langsung, Dampak Nyata bagi Pelaku Usaha
Tim dari BRI Cepu secara aktif mendekati para pedagang di lokasi festival, memberikan demonstrasi langsung tentang cara kerja QRIS, mulai dari proses pendaftaran hingga penerimaan pembayaran.
Para pelaku UMKM diberikan pemahaman komprehensif mengenai manfaat digitalisasi pembayaran. Manfaat tersebut antara lain kemudahan dan kecepatan transaksi, keamanan karena mengurangi peredaran uang fisik, serta kemudahan dalam pencatatan transaksi yang tercatat otomatis.
Langkah ini sejalan dengan upaya BRI di berbagai daerah lain untuk mendorong literasi digital di tengah masyarakat.
Baca Juga: Transaksi TransJakarta Makin Cepat, BRImo Luncurkan Fitur QRIS Tap Berbasis NFC
Dengan menyediakan satu kode QR yang dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi e-wallet dan mobile banking, pelaku usaha dapat menjangkau basis konsumen yang lebih luas tanpa harus menyediakan banyak perangkat.
"Edukasi QRIS atau pembayaran digital jadi sangat penting belakangan ini," ujar Agung.
Para pedagang yang berpartisipasi dalam festival merasakan dampak positifnya secara langsung.
Mereka mengaku bahwa penggunaan QRIS tidak hanya mempermudah pembayaran karena pelanggan hanya perlu memindai kode, tetapi juga mempercepat layanan dan meminimalisir risiko kesalahan dalam penghitungan uang kembalian.
"Fleksibilitas ini membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau lebih banyak pelanggan yang kini semakin terbiasa dengan metode pembayaran non-tunai," jelas Agung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
Terkini
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang