- Pemerintah merealisasikan pembangunan jembatan beton permanen di Kelurahan Sambeng, Boyolali, menggantikan jembatan bambu yang telah ada selama 15 tahun.
- Proyek infrastruktur di era Presiden Prabowo ini dikerjakan bersama TNI untuk menghubungkan akses masyarakat, sekolah, dan pusat ekonomi.
- Pembangunan jembatan berfungsi memperlancar arus distribusi hasil pertanian, mobilitas warga, serta menjadi jalur alternatif penting bagi masyarakat sekitar.
SuaraJawaTengah.id - Jembatan berbahan sasak bambu di Kelurahan Sambeng, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, kini bersalin rupa menjadi jembatan permanen dengan material beton. Proyek pembangunan jembatan ini telah dinanti-nanti warga selama 15 tahun.
Lurah Sambeng Bambang Budiono menuturkan warga sudah mengajukan perbaikan dan pembangunan jembatan sejak 15 tahun lalu hingga akhirnya diwujudkan pada tahun ini di era kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Dari awal jembatan sasak sudah mengajukan selama 15 tahun. Kemudian sekarang sudah mulai dibangun dengan jembatan beton dengan programnya Bapak Prabowo,” ujar Bambang saat diwawancara.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah menyetujui untuk pembangunan Jembatan Beton Merah Putih ini,” tambahnya.
Seorang warga setempat juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Prabowo. Ia mengatakan warga sangat antusias dan senang dengan pembangunan jembatan beton ini karena bisa memperkuat akses serta aktivitas ekonomi warga.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena untuk akses anak-anak sekolah, akses hasil pertanian bisa melancarkan, dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada personel TNI yang bahu-membahu membangun jembatan permanen di Kelurahan Sambeng. Ia mengatakan selama ini jembatan sasak bambu yang ada sangat rapuh. Jika hujan deras biasanya tersapu air.
“Saya terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang semangat giat, terutama Bapak Kodim 07/24 Boyolali, sudah dibantu melalui jembatan permanen ini yang dulu-dulu pakai sasak, kalau hujan, banjir, hanyut,” katanya.
Personel Babinsa setempat, Sersan Kepala Asmara, juga mengaku turut senang dengan pembangunan jembatan ini. Ia berharap program unggulan Presiden ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan memperlancar akses warga ke berbagai tempat.
Baca Juga: Urat Nadi Aceh Pulih! Jembatan Krueng Tingkeum Dibuka, Mobilitas Kembali Normal
“Alhamdulillah pembangunan jembatan yang diajukan 15 tahun bisa terealisasi saat ini,” kata Asmara.
“Semoga bisa memperlancar akses keluar, ke Pasar Juwangi kurang lebih 2 kilometer, sehingga memperlancar ekonomi masyarakat. Kemudian, ini juga (menjadi) jalur alternatif, apabila jalur utama digunakan misal untuk hajatan, maka bisa lewat ini. Ini juga jalur alternatif ke Kelurahan dan SDN 1,” ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya