Budi Arista Romadhoni
Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB
Kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) JETOUR yang dipamerkan di GIIAS Semarang 2026. [Suara.com/Budi]
Baca 10 detik
  • JETOUR meluncurkan SUV PHEV T2 i-DM seharga Rp705 juta di GIIAS Semarang 2026.
  • Mobil ini dibekali baterai 18,4 kWh yang mampu menempuh jarak 90 kilometer menggunakan tenaga listrik.
  • Kendaraan tersebut juga dilengkapi 15 fitur ADAS Level 2 serta mesin bensin untuk perjalanan jauh.

SuaraJawaTengah.id - Kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) menawarkan pendekatan berbeda dalam penggunaan mobil elektrifikasi. Selain bisa mengandalkan tenaga listrik untuk mobilitas harian, kendaraan jenis ini tetap membawa mesin bensin yang memberikan fleksibilitas ketika digunakan untuk perjalanan lebih jauh.

Karakter tersebut menjadi salah satu hal yang ditawarkan JETOUR T2 i-DM, yang hadir dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026. SUV PHEV tersebut membawa sistem penggerak yang memadukan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem Intelligent Dual Mode (i-DM).

Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, teknologi i-DM pada T2 dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang tidak hanya membutuhkan efisiensi, tetapi juga fleksibilitas perjalanan.

“Melalui Intelligent Dual Mode, JETOUR T2 i-DM dirancang untuk menghadirkan keduanya, efisiensi tenaga listrik untuk mobilitas sehari-hari sekaligus fleksibilitas dan kemampuan untuk perjalanan jarak jauh,” kata Ranggy. 

Bisa Tempuh 90 Km dengan Tenaga Listrik

Salah satu spesifikasi yang menarik dari JETOUR T2 i-DM adalah kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik hingga 90 kilometer.

Kemampuan tersebut berasal dari CATL LFP Battery berkapasitas 18,4 kWh. Dengan kapasitas tersebut, penggunaan tenaga listrik dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari sebelum kendaraan mengandalkan kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin untuk perjalanan yang lebih panjang.

Ketika kedua sumber tenaga digunakan secara kombinasi, jarak tempuh kendaraan diklaim dapat mencapai lebih dari 1.200 kilometer. 

Sistem penggeraknya menggabungkan 5th Generation ACTECO 1.5 TGDI Hybrid Engine, 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT), dan dual electric motor.

Baca Juga: GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Perpaduan tersebut menghasilkan tenaga gabungan hingga 360 PS dengan torsi mencapai 610 Nm. Angka tersebut memberikan gambaran bahwa sistem PHEV pada T2 i-DM tidak hanya dirancang untuk mengejar efisiensi, tetapi juga menawarkan performa yang cukup besar. 

Untuk pengisian daya, T2 i-DM mendukung DC Fast Charging yang memungkinkan baterai terisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 27 menit. Pilihan pengisian lainnya mencakup AC Charging dan Portable AC Charger. 

Karakter SUV Adventure

Meski membawa teknologi elektrifikasi, T2 i-DM tetap mempertahankan karakter sebagai SUV adventure.

Kendaraan ini menggunakan Hardtop Cage Body Monocoque dengan 80 persen high-strength steel. Struktur tersebut memiliki static load hingga 300 kilogram serta torsion rigidity mencapai 32.000 Nm/degree.

Desain bodinya dibuat boxy dengan karakter yang tegas. JETOUR juga menyematkan Tie-Down Point yang dapat digunakan untuk membawa perlengkapan tambahan saat melakukan aktivitas luar ruang. 

Load More