Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:30 WIB
Bantuan untuk Mahasiswa di Jateng yang berasal dari NTT. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan bantuan biaya kos kepada 224 mahasiswa asal NTT di Semarang pada Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Bantuan senilai Rp374.247.000 tersebut disalurkan untuk meringankan beban mahasiswa yang ekonominya terdampak akibat gempa di NTT pada Agustus 2026.
  • Penyaluran dana ini melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Baznas Jawa Tengah, dan Bank Jawa Tengah.

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberi bantuan biaya kos untuk 224 mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kuliah di Jawa Tengah. Sebab, keluarga para mahasiswa tersebut menjadi korban gempa yang terjadi pada Agustus 2026 lalu.

Bantuan itu secara simbolis diserahkan Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Imam Maskur dan pelaksana Bidang Pendayagunaan baznas Provinsi Jateng Imam Ihwandi kepada perwakilan mahasiswa di Semarang pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Imam mengatakan, bantuan tersebut merupakan instruksi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. Menurutnya, gempa yang melanda NTT tidak hanya mengguncang infrastruktur, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga.

Dampak tersebut turut dirasakan mahasiswa asal NTT yang tengah menempuh pendidikan di Jawa Tengah. Kiriman uang dari keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk membayar indekos, menjadi terhambat.

“Mereka banyak yang terimbas dari gempa. Otomatis, pendapatan keluarganya ada yang menurun, bahkan ada yang tidak bekerja. Pak Gubernur (Luthfi) merespons keinginan mahasiswa itu untuk dibantu biaya kos selama tiga bulan,” ujar Imam.

Untuk merealisasikan bantuan tersebut, Pemprov Jateng menggandeng Baznas Jateng dan Bank Jateng. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp374.247.000, terdiri atas bantuan dari Bank Jateng sebesar Rp348.402.000 dan Baznas Jateng sebesar Rp25.845.000.

Dia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi mahasiswa asal NTT yang terdampak gempa.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melihat bantuan itu sebagai bagian dari perhatian, kepada sesama saudara dalam NKRI,” pungkas Imam.

Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi telah mengunjungi kos mahasiswa NTT pada September lalu. Saat itu, bantaun logistik makanan juga diberikan pada mahasiswa. Selain itu Pemprov Jateng juga mengirimkan bantuan logistik, relawan, tenaga medis, obat-obatan ke NTT sebanyak dua tahap di bulan Agustus dan September.

Baca Juga: Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo Dimutasi, Digantikan Brigjen Roy Hardi Siahaan

Load More