Ronald Seger Prabowo
Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB
Java United FC harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Isenmulang Kalteng FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (20/10/2026) sore WIB. [Dok Java United]
Baca 10 detik
  • Java United bermain imbang 1-1 melawan Isenmulang Kalteng FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
  • Kenji Nishioka mencetak gol lebih dulu untuk Isenmulang pada menit ke-64, lalu Gustavo Almeida membalas lewat sundulan empat menit kemudian.
  • Java United selanjutnya dijadwalkan bertandang menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

SuaraJawaTengah.id - Java United FC harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Isenmulang Kalteng FC dalam lanjutan Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (20/10/2026) sore WIB.

Meski mampu bangkit dari ketertinggalan, Laskar Kepodang Emas gagal memaksimalkan sejumlah peluang untuk membalikkan keadaan.

Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Java United, terutama dalam hal penyelesaian akhir ketika menghadapi lawan yang menerapkan pertahanan rapat.

Kapten Java United, Gustavo Franca, mengakui timnya perlu lebih cermat dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.

“Kami harus lebih teliti dengan sekecil apa pun peluang mencetak gol. Perlu kesabaran lebih juga untuk menciptakan peluang ketika lawan bermain bertahan,” ujar Franca.

Dalam pertandingan tersebut, Isenmulang lebih dulu unggul melalui gol Kenji Nishioka pada menit ke-64. Java United merespons empat menit kemudian lewat sundulan Gustavo Almeida pada menit ke-68.

Gol penyeimbang itu sempat membuka peluang bagi tim tamu untuk memburu kemenangan. Namun, upaya Java United menambah gol tidak membuahkan hasil hingga pertandingan berakhir.

Pelatih kepala Java United, Fabio Lefundes, mengatakan timnya telah memperkirakan Isenmulang akan mengandalkan pertahanan rapat untuk mengamankan hasil pertandingan.

Menurut dia, pendekatan tersebut membuat Java United harus bekerja lebih keras untuk menemukan celah, terutama ketika laga memasuki fase akhir.

Baca Juga: Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

“Kami sudah mengetahui bahwa lawan akan bermain dengan pertahanan rapat untuk meraih hasil. Permainan seperti itu akan semakin menyulitkan saat mendekati akhir laga,” kata Lefundes dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Lefundes kemudian melakukan perubahan komposisi pemain dengan memasukkan Ciro Alves, Kaio Nunes, dan Muhamad Firli secara bersamaan pada menit ke-65. Pergantian tersebut dilakukan setelah proses pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) terhadap gol pembuka Isenmulang.

Lefundes menjelaskan, tim pelatih telah merencanakan perubahan strategi pada fase tersebut, terlepas dari keputusan wasit setelah pemeriksaan VAR.

“Kami merespons pendekatan lawan dengan melakukan perubahan strategi dan pemain. Wasit butuh waktu sekitar empat menit untuk mengecek VAR. Pada fase inilah kami berencana membuat perubahan, apa pun keputusan yang diambil wasit,” ujarnya.

Strategi tersebut turut berkontribusi dalam upaya Java United membangun serangan. Ciro Alves yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi eksekutor tendangan sudut dalam proses terciptanya gol penyeimbang.

Secara statistik, Java United mencatatkan empat tembakan tepat sasaran dari total 13 percobaan sepanjang pertandingan. Tim tamu juga memperoleh tujuh tendangan sudut, tetapi hanya satu peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Load More