People Power Tampang Boyolali, Prabowo Dapat 0 Suara di 6 TPS Boyolali

Reza Gunadha
People Power Tampang Boyolali, Prabowo Dapat 0 Suara di 6 TPS Boyolali
Ribuan warga Kabupaten Boyolali menggelar aksi Save Muka Boyolali untuk memprotes Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang dinilai melecehkan warga kabupaten tersebut melalui pidato, Minggu (4/11/2018). [Facebook/Nidom Pramuditha]

"Tadi saya sudah ngecek ke sana dan benar Jokowi Maruf menang 100 persen," ujarnya melalui telepon.

Suara.com - Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin menang mutlak 100 persen di 6 TPS Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).

Perolehan ini berdasarkan hasil penghitungan di masing-masing tujuh TPS  hingga Rabu sore pukul 17.00 WIB.

Publik, terutama warganet menilai hal tersebut merupakan efek dari pernyataan Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto kala kampanye, yang kontroversial.

Kala menghadiri pertemuan tim pemenangan di Boyolali, Jawa Tengah Selasa (30/10/2018) lalu, pidato Prabowo sempat menjadi kontoversi karena dianggap menghina warga Boyolali.

"...Dan saya yakin kalian enggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul? Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini," ucap Prabowo dalam pidatonya saat itu.

“Pembalasan dari Boyolali, seekor pun tak dapat, kejam,” tegas akun @BangTinok di Twitter, mencoba mengaitkan hasil perolehan suara di 6 TPS Pemilu 2019 dengan pernyataan Prabowo mengenai tampang Boyolali.

Ada pula warganet yang mengaitkan kekalahan Prabowo di 6 TPS Boyolali dengan people power alias gerakan rakyat.

People power akhir-akhir ini menjadi diksi beken dalam pertarungan politik nasional, dengan merujuk Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Amien Rais kerap mengancam menggerakkan people power seandainya pemilu dan pilpres 2019 dicurangi. Untuk diketahui, Amien Rais adalah pendukung Prabowo – Sandiaga Uno.

“That's named "People Power". Makanya Pak Prabowo jangan suka hina wajah/tampang orang Boyolali,” kata akun @9iomarco.

“The people power of tamvang Boyolali,” timpal akun @bie72x.

Sebelumnya, beredar broadcast screenshoot hasil penghitungan suara di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di sejumlah kecamatan Kabupaten Boyolali, yang menyebutkan perolehan suara Jokowi – Maruf Amin memenangkan 100 persen suara.

Bidik layar  hasil penghitungan suara ini beredar sejak Rabu (17/4/2019) pukul 13.45 WIB, beberapa jam setelah TPS ditutup.

Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak mendapat satu pun suara pemilih di TPS 02 Kelurahan Jeruk, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019). [Twitter]
Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak mendapat satu pun suara pemilih di TPS 02 Kelurahan Jeruk, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019). [Twitter]

Screenshoot hasil rekap suara itu antara lain rekap hasil surat suara di TPS 02 Desa Jeruk, Kecamatan Selo dengan 270 suara untuk Jokowi dan 0 untuk Prabowo.

Selanjutnya TPS 03 Senden, Selo, Boyolali dengan 224 suara Jokowi dan 0 untuk Prabowo. Sementara di TPS 09 Desa Selo, Kecamatan Selo, Jokowi meraup 184 suara dan Prabowo 0.

Terakhirnya, di TPS 02 Desa Klewor Kecamatan Kemusu, Jokowi mendapat 118 suara dan Prabowo 0.

Relawan Capres 01 di Desa jeruk, Selo, Sunardi ketika dihubungi Solopos.com—jaringan Suara.com, membenarkan seluruh pemilih di TPS 2 di wilayah tersebut memberikan suara untuk Jokowi – Maruf Amin.

"Tadi saya sudah ngecek ke sana dan benar Jokowi – Maruf menang 100 persen," ujarnya melalui telepon.

Demikian halnya di Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali.  Tim pemenangan capres no urut 01 Desa Manggis, Mojosongo, Sutris, mengatakan di desa tersebut dari 22 TPS yang tersedia, Paslon 01 menang telak di 2 TPS yaitu TPS 11 dan TPS 12.

"Di TPS 11 Jokowi mendapat suara 266 dan di TPS 12 mendapat 206," jelasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS