Musim Corona, Ganjar Marah Jateng Tak Punya Lab Khusus Penyakit Infeksi

"Saya ini juga rada anu, gemas-gemas piye gitu," kata Ganjar.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 06 Maret 2020 | 11:52 WIB
Musim Corona, Ganjar Marah Jateng Tak Punya Lab Khusus Penyakit Infeksi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Suara.com/Anang)

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo marah dan merasa aneh jika Jawa Tengah tidak punya laboratorium khusus penyakit infeksi. Padahal virus corona sudah masuk Indonesia.

Hal itu dikatakan saat Ganjar datang ke RS Margono Soekarjo Purwokerto. Niatnya ingin memastikan kesiapan petugas medis melakukan penanganan jika nantinya ada pasien terinfeksi virus corona.

Dalam perjalanannya menuju ruang isolasi, Ganjar sempat beberapa kali berhenti untuk berdialog dengan penjaga pasien sekaligus memberikan sosialisasi langsung penggunaan masker dan cara cuci tangan yang baik dan benar.

Tanpa menggunakan masker, Ganjar pun percaya diri berjalan menuju ruang isolasi dari tempat parkir mobil. Dalam rangkaian acara yang seharusnya terdapat pemaparan materi, ia meminta untuk langsung saja meninjau ruang isolasi RS Margono Soekarjo Purwokerto untuk menyingkat waktu.

Baca Juga:Lawan Wabah Corona dengan Berolahraga, Mahfud MD Selipkan Video TikTok Seru

Ia merasa gemas dengan proses yang terhitung lama untuk mengetahui observasi dari pasien yang diisolasi. Hasil sampel air liur atau SWAB pasien harus dikirim ke Balitbang Kemenkes dan harus menunggu waktu secepat-cepatnya dua hari untuk mengetahui terinfeksi virus corona atau tidak.

"Saya ini juga rada anu, gemas-gemas piye gitu. Karena semua itu menjadi lama prosesnya dikirim ke Jakarta. Maka tadi saya minta, nek gawe dewe ki piro to? Sampai 50 miliar ga kira-kira? Tak gawe tahun ngarep. Biar kita di Jateng mampu," ungkap Ganjar kepada wartawan, Jumat (6/3/2020).

Usulan pembuatan ini agar jika ada apa-apa, cek laboratoriumnya bisa ditangani sendiri. Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, menurut Ganjar juga cukup memadai.

"SDM juga kita banyak, cuma beli alat kan? Insya Allah kecil lah. Kita dorong agar kita mampu," lanjutnya.

Menurut Ganjar lokasi dimana akan dibangun laboratorium tersebut tidak lah begitu penting, yang jelas ia meminta Jateng mempunyai satu Laboratorium Khusus Penyakit Infeksi.

Baca Juga:Larang Keramaian di Tengah Corona, Anies Kasih Kasih Izin Kongres Demokrat

"Lokasinya tidak harus di Semarang, di Banyumas juga oke. Yang penting di Jawa Tengah agar jarak pengecekan bisa jauh lebih cepat," pungkasnya.

Kontributor : Anang Firmansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak