Ngeyel Ogah Pakai Masker, Lalu Bongkar Barikade, Pria Wonosobo Minta Maaf

Dany Garjito | Rifan Aditya
Ngeyel Ogah Pakai Masker, Lalu Bongkar Barikade, Pria Wonosobo Minta Maaf
Pria Wonosobo nekat buka pembatas jalan saat Idul Fitri (Twitter).

"Ini jelas salah, orang kok disuruh pakai masker. Pemerintah ini tidak ada yang benar," jawab Tukijo.

SuaraJawaTengah.id - Tukijo, seorang pria di Wonosobo, Jawa Tengah mendadak menjadi sorotan setelah videonya membongkar barikade jalan viral di media sosial. Ternyata pria tersebut pernah ngeyel tidak mau pakai masker saat diimbau oleh polisi.

Seperti dalam video yang diunggah akun Instagram @nenk_update pada Minggu (24/5/2020). Terdapat tiga video di sana.

Video pertama direkam pada waktu bulan puasa saat pria tersebut diimbau polisi untuk memakai masker.

"Minta maaf ya berarti ini salah ya? Yang benar bapak ya?" sindir seorang petugas polisi dalam bahasa Jawa.

"Ini jelas salah, orang kok disuruh pakai masker. Pemerintah ini tidak ada yang benar," jawab Tukijo.

Pria bongkar barikade pernah tak mau pakai masker (Instagram)
Pria bongkar barikade pernah tak mau pakai masker (Instagram)

Lalu video kedua direkam pada Minggu (24/05/2020) saat pria yang sama membongkar barikade atau road barrier. Videonya viral hingga masuk akun Instagram @lambe_turah.

Dalam video itu, Tukijo mengomel, "Kelakuan iblis, kelakuan setan buat orang susah. Hari raya Idul Fitri hari kebebasan! Hari kesenangan! Bukan carane seperti ini!"

Kata-kata seperti itu keluar dari mulut Tukijo sambil dia mendorong barikade jalan. Sejumlah aparat kepolisian di sekitarnya hanya diam menyaksikan.

Para polisi kembali memasang dan membenarkan barikade ke posisi awal setelah diobrak-abrik oleh pria itu. Kejadian ini berlangsung beberapa kali.

"Video 3 : Direkam hari ini (24/05/2020) saat ybs sudah diamankan ke kantor polisi dan masih ngeyel gak mau dipakein masker," tulis @nenk_update.

Bahkan saat diamankan di kantor polisi, pria itu tidak mau dipakaikan masker oleh petugas.

"Enggak pakai masker, saya tidak pakai masker, saya pakai Allah, enggak usah dihalang-halangi masker, menghambat ke jalan Allah," ujar Tukijo saat para petugas berusaha memakaikan masker.

Belakangan, pihak keluarga Tukijo menyampaikan permintaan maaf kepada kepolisian atas kejadian yang viral tersebut. Video permintaan maaf tersebut dibagikan oleh akun Instagram @lambe_turah pada Senin (25/5/2020).

Keluarga pria bongkar barikade di Wonosobo minta maaf (Instagram)
Keluarga pria bongkar barikade di Wonosobo minta maaf (Instagram)

"Saya mewakili keluarga Pak Tukijo, sebagai istri, seluruh petugas kepolisian saya minta maaf sekali, Minal Aidin Wal Faizin atas kesalahan suami saya dan keluarga, kepada masyarakat saya minta maaf sekali," ujar istri Tukijo kepada seorang anggota kepolisian.

Ia menambahkan, "Semoga corona ini dapat mereda, selesai, hingga nanti baik-baik saja."

Petugas kepolisian yang hadir di sana pun menerima permintaan maaf keluarga Tukijo. Ia pun mengapresiasi pria tersebut yang akhirnya bersedia memakai masker.

"Pak Tukijo mau memakai ini (masker--red) saya apresiasi, terima kasih sekali. Semoga besok bertemu di jalan kenalnya sudah jadi saudara. Tambah persaudaraan kan baik to pak?" ujar petugas polisi itu.

Warganet pun mulai mengomentari video permintaan maaf tersebut.

"Abis main lego sama polisi itu gan," tulis @engkylorensyah.

"Dimaafkan. udah capek olahraganya yes," komentar @surya_windy.

"Ini laki bukan sih, dia yang bongkar pembatas jalan eh istrinya yang minta maap," tulis @oktalizaicha.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS