Agar Tidak Jadi Korban Penipuan, Ini 5 Tanda Toko Olshop Palsu

Belanja secara daring menjadi tren, tapi harus hati-hati memilih Olshop

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 08 September 2020 | 19:00 WIB
Agar Tidak Jadi Korban Penipuan, Ini 5 Tanda Toko Olshop Palsu
Ilustrasi olshop, online shop, toko online. [Shutterstock]

SuaraJawaTengah.id - Belanja secara daring kini menjadi gaya hidup. Apalagi disaat pandemi COVID-19, masyarakat dipaksa untuk beraktivitas di rumah. Hal itu demi memutus rantai penyebaran virus Corona. 

Namun, belanja secara online kita harus cermat dan hati-hati memilih toko. Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah toko yang menawarkan barangnya di media sosial tersebut merupakan akun penipuan atau tidak. Salah satunya bisa dilihat dari jumlah followers akunnya. Berikut tips dari akun Twitter @aulmaulidiana:

1. Sering mengganti nama

Akun online shop yang sudah biasa menipu biasanya rutin mengganti nama akun mereka, terutama jika nama akun sudah diganti lebih dari tiga kali, akun tersebut patut diwaspadai.

Baca Juga:Resesi Mengancam Indonesia, Apakah Masih Aman Belanja Secara Kredit?

Untuk bisa mengetahui pergantian nama, pembeli bisa berkunjung ke profil toko, kemudian sentuh pilihan tentang akun ini. Di dalamnya tersedia pilihan nama akun sebelumnya. Dari sini bisa diketahui nama pengguna apa saja yang pernah digunakan.

2. Aktivitas kolom komentar

Akun @aulmaulidiana menyampaikan bahwa akun online shop yang asli tidak akan pernah menon-aktifkan kolom komentar. Jika ada akun penjual yang tidak mengaktifkan komentar, hal tersebut bisa memicu kecurigaan.

3. Banyak pembeli yang menandai foto

Ciri selanjutnya bisa dilihat dari kolom tandai foto. Akun penjual yang asli biasanya banyak ditandai oleh para pembelinya, terutama yang merasa puas dengan barang yang dibeli.

Baca Juga:Harga Diskon Hari Ini! Mulai dari Minyak Goreng, Beras, Hingga Es Kopi

Sementara untuk akun penipu, biasanya mereka tidak memiliki pembeli yang menandai barang hasil transaksi. Justru ada juga biasanya pembeli yang menandai dengan mengabarkan bahwa akun tersebut telah menipu dirinya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini