alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh, Habib Rizieq Pulang Karena akan Dideportasi, Begini Penjelasan Mahfud

Budi Arista Romadhoni Kamis, 05 November 2020 | 17:16 WIB

Duh, Habib Rizieq Pulang Karena akan Dideportasi, Begini Penjelasan Mahfud
Habib Rizieq dari Mekkah serukan aksi. (YouTube/FRONT TV)

Habib Rizieq diketahui akan dideportasi oleh Pemerintah Arab Saudi, karena dianggap melanggar aturan imigrasi

SuaraJawaTengah.id - Teka-teki kepulangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq ke Indonesia pada 10 November 2020 akhirnya terjawab.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, Habib Rizieq ke Indonesia pada 10 November 2020 karena akan dideportasi oleh Pemerintah Arab Saudi. HRS dianggap melakukan pelanggaran imigrasi.

“Dia itu (Habib Rizieq) akan dideportasi. Karena apa? karena melakukan pelanggaran Imigrasi,” kata Mahfud MD di tayangan kanal Youtube CokroTV dilansir terkini.id -- jaringan Suara.com, Rabu (4/10/2020).

Mahfud menjelaskan, Habib Rizieq hendak kembali ke Tanah Air tapi tidak mau dideportasi lantaran ia ingin pulang dengan terhormat.

Baca Juga: Tak Mau Kasus Rizieq di RI Dibuka Lagi, Warga Petamburan: Saya Kenal Beliau

“Dia ingin pulang terhormat, gitu. Nah silahkan ajalah urus begitu, itu kan urusan dia dengan Pemerintah Arab Saudi, bukan urusan kita,” ujar Mahfud.

Host tayangan tersebut, Ade Armando, kemudian menanyakan ke Mahfud terkait pelanggaran imigrasi yang dilakukan Rizieq.

“Over stay,” jawab Mahfud MD dengan singkat.

Ade pun menanyakan apakah benar pemerintah Indonesia pernah menghubungi Pemerintah Arab Saudi agar Habib Rizieq tidak pulang ke Indonesia.

“Selama saya jadi menteri, tidak pernah melakukan hal-hal yang seperti itu. Dan saya tanya ke kanan kiri, ke BIN, ke polisi, ke Kementerian Luar Negeri, ndak ada tuh yang begitu,” jawab Mahfud MD.

Baca Juga: Akan Pulang 10 November, Begini Situasi di Sekitar Kediaman Habib Rizieq

Sebelumnya diberitakan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah mengumumkan jadwal kepulangannya ke Indonesia yakni pada 10 November 2020, mendatang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait