Erupsi Merapi, Warga Lereng Merapi Mulai Jual Hewan Ternak

Hasil penjualan dugunakan untuk bekal mengungsi

Budi Arista Romadhoni
Senin, 09 November 2020 | 07:43 WIB
Erupsi Merapi, Warga Lereng Merapi Mulai Jual Hewan Ternak
Warga mengungsi secara mandiri di Kalitengah Lor, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (7/11/2020). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko]

Warga kawasan rawan ancaman bahaya Merapi Klaten itu juga menjelaskan uang hasil penjualan sapi itu bakal menjadi bekal selama mengungsi.

“Dingge gembolan riyin. Nek pun aman mangke dingge tumbas maleh [uang hasil penjualan sapi untuk tabungan dulu. Kalau nanti kondisi Merapi sudah aman, uangnya untuk membeli sapi lagi],” kata Suwanto.

Kaur Perencanaan Desa Balerante, Klaten, Jainu, mengatakan sebagian warga kelompok rentan dari kawasan rawan bencana atau KRB III sudah mulai mengungsi ke barak seiring peningkatan status Merapi ke level siaga.

Namun, warga untuk sementara belum mengevakuasi hewan ternak. Jainu membenarkan sebagian warga memilih menjual ternak mereka seiring peningkatan status kebencanaan Gunung Merapi.

Baca Juga:Merapi Siaga, 133 Warga Kalitengah Lor Sleman Dievakusi ke Barak Glagaharjo

Hal itu setidaknya terpantau dari lalu lintas kendaraan pengangkut ternak yang beberapa waktu lalu lalu lalang memasuki dukuh terutama KRB III.

“Untuk ternak yang evakuasi belum ada. Tetapi, kalau ternak yang dijual memang beberapa hari yang lalu saya melihat sudah ada. Mungkin kalau boleh saya bilang ada 10-20 ekor sapi yang sudah terjual. Kalau harga jualnya saya belum konfirmasi langung ke peternak,” jelas Jainu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini