Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banyumas Masuk Zona Oranye, Penularan Covid-19 di Komunitas Tinggi

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 21 November 2020 | 17:10 WIB

Banyumas Masuk Zona Oranye, Penularan Covid-19 di Komunitas Tinggi
Ilustrasi Covid-19 (Foto: Antara)

Upaya pencegahan atau memutusan rantai penularan di komunitas belum maksimal

Sedangkan indikator pelengkap atau triangulasi adalah angka reproduksi (Rt), ini yang kurang sesuai dengan ketentuan dari WHO bahwa indikator utama dari domain epidemiologi adalah Rt.

Selanjutnya dr.Yudhi menjelaskan, adapun indikator epidemiologi yang berkontribusi terhadap kenaikan zona menjadi oranye adalah 1). Penambahan jumlah kasus positif, 2). Penambahan jumlah kasus meninggal, Penambahan 15 kasus MD per tanggal 19 November 2020, 3). Penambahan jumlah kasus positif yang dirawat di RS, 4). Laju insidensi cenderung meningkat, dari data diperoleh bahwa waktu semakin cepat (dalam hari) untuk penambahan setiap 50 kasus positif terkonfirmasi dan 5). Mortality rate cenderung meningkat dengan CFR 3,36.

"Didapatkan bahwa jumlah pemeriksaan specimen cenderung menurun dan positivity rate cenderung meningkat. Sementara dari indikator pelayanan kesehatan untuk jumlah Tempat Tidur di Rumah Sakit kritis, namun ada keterbatasan ruang ICU, ventilator," ungkap dr. Yudhi

Berdasarkan pemantauan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penularan di komunitas cenderung tinggi, artinya upaya pencegahan atau memutusan rantai penularan di komunitas belum maksimal. 

Hal ini sangat terkait erat dengan bagaimana kedisiplinan masyarakat terhadap upaya 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak minimal 2 m dan mencuci tangan pakai sabun minimal 20 detik. 

Selain itu juga dipengaruhi oleh mobilitas penduduk karena virus ini dibawa oleh orang yang sakit (positif terkonfirmasi) namun mungkin yang bersangkutan tanpa gejala atau OTG. 

"OTG sangat potensial menjadi super spreader atau penyebar/penular tercepat kepada orang lain," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Banyumas membludak. Menurut Bupati Banyumas, Achmad Husein pada Bulan November ini saja, ada tambahan kasus Positif Covid-19 sebanyak 430. Ia memprediksi sampai akhir bulan ini, tambahan kasus bisa saja mencapai 500 orang.

"Bulan berikutnya bisa saja bertambah menjadi 700 atau bahkan 900 pasien. Sebelum ada vaksin," kata Bupati di Pendopo Sipanji Purwokerto. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait