alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh! Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Tegal Diduga Dikorupsi

Budi Arista Romadhoni Selasa, 26 Januari 2021 | 17:33 WIB

Duh! Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Tegal Diduga Dikorupsi
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Satgas Tipikor menerima empat laporan dugaan korupsi anggaran penanganan Covid-19

SuaraJawaTengah.id - ‎Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tegal menyelidiki dugaan korupsi anggaran di lingkungan Pemkot Tegal. Salah satunya adalah anggaran penanganan Covid-19.

Penanganan tersebut dilakukan Satuan Tugas Tindak Pidana Korupsi (Satgas Tipikor)‎ yang dibentuk kejaksaan sejak awal Januari 2021 untuk mempercepat penanganan kasus yang dilaporkan masyarakat. 

Koordinator Satgas Tipikor Kejari Tegal‎, Agung B mengatakan, Satgas Tipikor menerima empat laporan dugaan korupsi dan sedang dilakukan penyelidikan.

Empat laporan itu terkait  proyek revitalisasi alun-alun, revitalisasi Taman Pancasila, pembangunan GOR Tegal Selatan, serta anggaran penanganan Covid-19.

Baca Juga: Terbaru soal Kasus Suap Pengadaan Bansos, KPK Panggil Direktur Pertani

‎"Kasus yang dilaporkan terkait proyek 2019-2021 dan dugaan penyelewengan dana Covid-19‎," kata Agung saat ditemui, Senin (25/1/2021).

Agung yang juga Kasi Pidsus Kejari Kota Tegal mengungkapkan, dalam penyelidikan empat kasus tersebut, belasan orang sudah dipanggil untuk diperiksa. "Yang sudah diperiksa di atas 10 (orang), belasan," ungkapnya.

Ketua Tim 2 Satgas Tipikor Kejari Tegal Hari Sutanto menambahkan, pihak-pihak yang diperiksa berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Tegal.‎ 

"Mereka statusnya masih terperiksa‎, belum saksi, karena ini masih tahap penyelidikan," katanya.

Heri menjelaskan, jika dalam penyelidikan tersebut ditemukan adanya perbuatan melawan hukum, maka penanganan akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Baca Juga: Kasus Plagiat Fathur Rokhman Mencuat, Rektor UNNES dan UGM Bersekongkol

‎"Kalau sudah dinaikan ke penyidikan harus melalui gelar perkara dan sudah ada temuan perbuatan melawan hukumnya," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait