Penelitian Dihentikan, Pemprov Jateng Dukung Vaksin Nusantara

Vaksin Nusantara mendadak dihentikan, para peneliti di Semarang juga menghilang tanpa jejak

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 25 Maret 2021 | 14:21 WIB
Penelitian Dihentikan, Pemprov Jateng Dukung Vaksin Nusantara
Petugas medis melakukan pemeriksaan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi Semarang. [Suara.com/Dafi Yusuf]

SuaraJawaTengah.id - Peneliti Vaksin Nusantara menghilang usai dihentikan BPOM. Padahal, vaksin Nusantara digadang-gadang menjadi vaksin paling ampuh dan murah di Dunia. 

Namun, penelitian Vaksin Nusantara besutan eks Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto itu mendadak dihentikan. Para peniliti juga mendadak tidak bisa dihubungi dan menghilang. 

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, jika Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hanya sebatas menyediakan tempat penelitian untuk Vaksin Nusantara yang digagas eks Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto.

"Kita hanya sebatas tempat penelitian saja," jelasnya, Kamis (25/3/2021).

Baca Juga:Penelitian Vaksin Nusantara Dihentikan, Ini Alasannya

Dia menyebut jika Vaksin Nusantara merupakan kewenangan pemerintah pusat. Untuk penghentian penelitan Vaksin Nusantara juga otoritas pemerintah pusat.

"Itu otoritas pusat," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mendukung pengembangan Vaksin Nusantara yang merupakan produk anak bangsa. Dia berpesan, jika ada masalah seharunya dapat diselesaikan.

"Dinkes Jateng mendukung produk anak bangsa (Vaksin Nusantara)," imbuhnya.

Sebelumnya, Kabag Humas RSUP dr Kariadi, Parna mengatakan jika sampai saat ini peneliti Vaksin Nusantara yang digagas oleh eks Menkes Terawan itu belum bisa dihubungi oleh pihak rumah sakit.

Baca Juga:Masih Bermasalah, Penelitian Vaksin Nusantara Dihentikan Sementara

"Belum bisa dihubungi," jawabnya saat ditanya keberadaan peneliti Vaksin Nusantara oleh suara.com.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini