alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Korban Tewas Petasan Maut di Kebumen Bertambah, Ini Sosoknya

Ronald Seger Prabowo Kamis, 13 Mei 2021 | 16:55 WIB

Korban Tewas Petasan Maut di Kebumen Bertambah, Ini Sosoknya
Ledakan petasan menewaskan tiga orang di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Rabu (12/5/2021). [Dok Humas Polres Klaten]

Polisi sudah melakukan olah TKP, namun hingga saat ini petugas belum menetapkan tersangka terkait peristiwa itu.

SuaraJawaTengah.id - Korban tewas akibat ledakan petasan maut di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Rabu (12/5/2021) sore kemarin bertambah satu orang.

Korban tewas keempat adalah Sugiyanto. Pria berusia 23 tahun itu yang semula dirawat di RSUD Prembun namun nyawanya tak tertolong, Kamis (13/5/2021)

"Korban meninggal bertambah satu, total korban yang meninggal ada empat orang dan sudah dimakamkan semua," kata Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Kamis (13/5/2021).

Semula peristiwa itu menewaskan tiga orang yakni Muhammad Taufik Hidayat (27), Rizky Efendi (21), dan Rio Dwi Pangestu (22). Sementara sisanya luka-luka.

Baca Juga: Korban Ledakan Petasan di Kebumen yang Kakinya Hancur Meninggal Dunia

Polisi sudah melakukan olah TKP, namun hingga saat ini petugas belum menetapkan tersangka terkait peristiwa itu.

"Telah dilaksanakan olah TKP oleh tim labfor Polda Jateng didampingi tim inafis. Kami belum ada penetapan tersangka, masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," terangnya.

Polisi mengimbau agar masyarakat tidak bermain petasan karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, ledakan petasan menyebabkan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Imbauan kepada masyarakat untuk tidak bermain petasan karena sangat berbahaya," pesan Tugiman.

Sementara itu, hingga kini masih ada dua korban yang masih dirawat di RS Prembun dan RSDS Kebumen. Kemudian dua korban lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Kebumen, AKBP Piter Yanottama, menyebut ledakan itu diduga dipicu karena salah seorang korban meracik mercon sambil merokok.

Baca Juga: Petaka Ledakan Petasan Malam Takbir di Kediri, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

"Sebanyak tujuh orang membuat mercon, di antaranya menggulung kertas dan isi obat ke dalam gulungan kertas. Pada pukul 17.00 WIB meledak hingga menyebabkan meninggal dunia dua orang dan 7 mengalami luka, disebabkan saat membuat sambil merokok," kata Kapolres.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait