Sembari menunggu hasil, sebanyak 99 santri Andalusia dikarantina di dalam pondok pesantren dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).
"Karantina dan prokes harus ditaati,"tegas Budhi Sarwono.
Sehingga, untuk sementara ini, kegiatan belajar mengajar di Andalusia diberhentikan. Bupati juga mengatakan akan merilis hasil tes swab/ rapid dari 99 santri. "Menunggu hasil dari Ruah Sakit Margono, nanti akan kami rilis. Kegiatan Pondok Pesntren Andalusia sementara di-off kan,"imbuhnya.
Meski begitu, Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada terhadap covid-19.
Baca Juga:Tambah 755 Pasien, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 437.087 Orang
"warga sekitar pondok nggak ada yang terindikasi, hanya di dalam komplek pondok saja, dan dari dinkes sudah memberikan vitamin,"terangnya.
Selain itu, Ia menegaskan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes dengan disiplin dan menjaga pola hidup sehat.
"Harus prokes pokoknya, waspada karena covid-19 itu ada, jasa kesehatan dan pola hidup sehat dengan olahraga,"pungkasnya.
Kontributor : Citra Ningsih
Baca Juga:Lebih dari 50 Kasus Covid-19 Muncul di 7 Kapanewon, Bantul Prioritaskan Vaksinasi Lansia