alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Innalillahi, Dua Pasien Covid-19 Asal Kudus Meninggal Dunia di Rumah Sakit Solo

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 11 Juni 2021 | 15:09 WIB

Innalillahi, Dua Pasien Covid-19 Asal Kudus Meninggal Dunia di Rumah Sakit Solo
Kendaraan mini bus yang membawa 23 warga Kudus yang positif Covid-19 tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin (7/6/2021) siang. (Suara.com/Ari Welianto)

Keduanya menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Solo.

SuaraJawaTengah.id - Sebanyak dua pasien Covid–19 asal Kudus yang melakukan isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali meninggal dunia. Keduanya menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Solo.

Menurut Komandan Satgas Asrama Haji Donohudan Kolonenl Inf Deddy Suryadi, total ada 40 OTG yang dirujuk ke beberapa rumah sakit di Kota Surakarta seperti RSJD, Moewardi dan Rumah Sakit Bung Karno.

“Dua orang meninggal, satu meninggal pada hari Minggu, (6/6/2021) dan satu lagi hari Senin (7/6/2021). Keduanya punya komorbit, satu pasien komorbit jantung dan satu lagi gagal ginjal," kata Deddy, Jumat (11/6/2021).

Sementara itu jumlah pasien tanpa gejala (OTG) yang melakukan isolasi terpusat di Asrama Haji terus bertambah. Kolonel Inf. Deddy mengatakan, hingga, Jumat (11/6) sekitar pukul 11.00 WIB, Asrama Haji sudah menampung 658 OTG.

Baca Juga: Piala Wali Kota Tanpa Penonton, Gibran: Prokes dan SOPnya Ketat

Rinciannya 468 OTG berasal dari Kudus dan 190 OTG dari Soloraya. Deddy menyebut sisa tempat tidur tinggal 162 dikurangi 52 untuk tempat tidur Nakes.  Pihak saat ini juga sedang menunggu hasil tes PCR yang dilakukan, Kamis (11/6) kemarin.

Guna menekan jumlah pasien Covid-19 yang menggunakan Asrama Haji untuk isolasi, Dan Satgas akan melakukan koordinasi dengan daerah di wilayah Soloraya. Dirinya ingin agar setiap wilayah memiliki tempat isolasi terpusat.

“Dihadapkan dengan kondisi yang ada di Jawa Tengah kita juga sudah siapkan Rumkitlap untuk antisipasi. Menyiapkan tempat tidur, ruang ICU dan tenaga kesehatan. Kita harapkan jumlah pasien yang ada di Asrama Haji tidak bertambah lagi dan rumkitlap juga tidak perlu digunakan,” paparnya.

Sementara itu Kepala Unit Asrama Haji Donohudan Bambang Sumanto mengatakan, ada tambahan 11 tenaga kesehatan (Nakes). Jadi total ada 29 Nakes yang bertugas di Asrama Haji Donohudan.

“Kalau dimaksimalkan, apa tidak akan terlalu berat”, pungkasnya.

Baca Juga: Piala Wali Kota Solo Diikuti Tim-tim Sultan, Ini Jawabannya

Kontributor : Budi Kusumo

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait