facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Program UVHC Dampingi Pasien Covid-19 Lakukan Isolasi Mandiri, Ini Harapan Ganjar

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 21 Agustus 2021 | 17:04 WIB

Program UVHC Dampingi Pasien Covid-19 Lakukan Isolasi Mandiri, Ini Harapan Ganjar
Ilustrasi Isolasi mandiri di rumah. Di jateng terdapat program UVHC yang mendampingi pasien Covid-19 saat melakukan isolasi mandiri, Ganjar pun memberikan harapan besar pada program tersebut. [shutterstock]

Di jateng terdapat program UVHC yang mendampingi pasien Covid-19 saat melakukan isolasi mandiri, Ganjar pun memberikan harapan besar pada program tersebut

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik peluncuran program Unissula Virtual Home Care (UVHC) untuk membantu dan mendampingi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Menurut Ganjar, ide-ide tele medicine seperti UVHC itu menjadi langkah yang bagus dalam kondisi pandemi saat ini. Apalagi pasien Covid-19 yang melaukan isolasi mandiri kurang menjadi perhatian. 

"Ini yang sebenarnya saya tunggu-tunggu (dari para akademisi dan praktisi). Ide-ide dengan tele conseling dan tele medicine ini harus digas lagi. Saya sudah menyampaikan hal ini ke beberapa kampus dan memang belum semuanya bisa karena ada perbedaan ide dan gagasan," kata Ganjar Sabtu (21/8/2021).

Ganjar menjelaskan, tele medicine seperti yang ada dalam program UVHC tersebut sesuai dengan program rumah sakit tanpa dinding yang ia gagas.

Baca Juga: Warga Medan Diminta Terbuka Jika Terpapar Covid-19

Yaitu dengan penggunaan teknologi sehingga masyarakat tidak harus datang ke rumah sakit dan bisa menyelesaikan persoalan sendiri atau self help dengan bantuan atau panduan dari dokter.

"Jadi semua tidak harus berbondong-bondong ke rumah sakit. Langkah dari kawan Tim UVHC ini menurut saya bagus untuk mengawali dan musti didorong. Mudah-mudahan program UVHC ini bisa membantu masyarakat untuk menolong dirinya dari rumah, tentu dengan dipandu oleh ahlinya," katanya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat rembug desa secara virtual di kantornya, Senin (26/7/2021). [Dok Pemprov Jateng]
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat rembug desa secara virtual di kantornya, Senin (26/7/2021). [Dok Pemprov Jateng]

Program UVHC yang diluncurkan oleh Universitas Islam Sultan Agung tersebut diharapkan bisa lebih masif lagi disebarkan agar banyak masyarakat yang mengetahui dan menggunakan. Ganjar mengatakan selama ini banyak yang membuat program atau aplikasi tele medicine tetapi penggunaannya tidak terlalu sukses karena tidak banyak dikenal orang.

"Masih ada ratusan bahkan ribuan pasien yang harus kita pantau. Artinya ini bisa di launching, dibuka, dan disebarkan tiap hari sehingga banyak diketahui. Banyak yang membuat aplikasi tetapi tidak sukses menggunakan karena tidak banyak yang kenal. Itu musti diatur dengan baik. Saya kira Unissula sudah baik, ini langkah bagus dan kami akan sangat senang," jelas Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar juga menyambut langkah Tim UVHC untuk bekerja sama denga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia bahkan meminta agar secepatnya berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan, khususnya terkait data pasien isolasi mandiri yang memerlukan pantauan dan panduan dari tenaga kesehatan.

Baca Juga: Kian Moncer, Elektabilitas Ganjar Pranowo Bersaing Ketat dengan Prabowo Subianto

"Tidak usah lama-lama deh, kita kan sudah punya data nih. Bisa tidak hari Senin kawan-kawan Tim UVHC bicara dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, langsung di-take over itu. Ada berapa isoman yang ada terus dicek satu per satu. Kita proaktif lebih dulu dengan menelepon lebih dulu dan ditanya apa problemnya. Lebih proaktif di awal karena kalau hanya pasif saja pasti tidak laku. Hari ini 60 besok paling 70, padahal yang dibutuhkan ratusan orang," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait