Kritik PPKM Melalui Vandalisme RIP Pemerintah Terjadi di Kota Solo

Kritikan berbentuk vandalisme itu terjadi di beberapa sudut kota solo, hal itu mengkritik soal pemerintah menghadapai pandemi salah satunya PPKM

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:06 WIB
Kritik PPKM Melalui Vandalisme RIP Pemerintah Terjadi di Kota Solo
Pengguna jalan melintas di depan pertokoan Jl Kusumoyudan Solo yang disasar vandalisme, Senin (23/8/2021) sore. [Solopos/Nicolous Irawan]

SuaraJawaTengah.id - Ungkapan kekesalan masyarakat kepada Pemerintah menghadapi Pandemi Covid-19 belakangan ini ramai dengan aksi vandalisme dan mural. Termasuk di Kota Solo, juga terjadi aksi vandalisme mengkritik pemerintah soal PPKM

Coretan bertuliskan “Indonesia Lagi Sakit” dan beberapa coretan bernada kritikan ke pemerintah muncul di tembok pertokoan milik warga di Jl. Kusumoyudan Kota Solo.

Diduga coretan itu merespons pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Solo saat ini.

Menyadur dari Solopos.com, beberapa coretan di tembok toko itu seperti “Negaraku Minus Nurani, #Prayforpkl, hingga #RIPPemerintah” telah tertulis sejak 2019 lalu.

Baca Juga:PPKM Turun Level 3, Aturan Lengkap Makan-Minum di Warteg, Kafe hingga Restoran di Jakarta

Namun, beberapa coretan “Indonesia Lagi Sakit” muncul sekitar dua pekan lalu. Coretan itu berada tiga lokasi berbeda yang jaraknya cukup berdekatan.

Sementara itu warga sekitar juga tidak mengetahui sejak kapan vandalisme itu muncul. Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya menyebut tidak terlalu memedulikan coretan berwarna biru dan merah itu. Hal itu dikarenakan tulisan sulit untuk dibaca.

Pengguna jalan melintas di depan pertokoan Jl Kusumoyudan Solo yang disasar vandalisme, Senin (23/8/2021) sore. [Solopos/Nicolous Irawan]
Pengguna jalan melintas di depan pertokoan Jl Kusumoyudan Solo yang disasar vandalisme, Senin (23/8/2021) sore. [Solopos/Nicolous Irawan]

Tak Jauh dari Pasar Legi

Tempok pertokoan yang menjadi sasaran vandalisme itu berada di tak jauh dari kawasan Pasar Legi Solo itu tergolong kawasan ramai. Lalu, di setiap malam kawasan itu digunakan untuk bongkar muat bandeng.

Aparat Satpol PP Kota Solo langsung menindaklanjuti informasi terkait vandalisme itu. Kasatpol PP Solo, Arif Damawan, kepada wartawan, Selasa (24/8/2021) mengatakan saat ini pihaknya masih menginventarisasi terkait vandalisme itu.

Baca Juga:Hari Pertama Ganjil Genap di Kota Cimahi, Warga Kebingungan

Ia mengaku tengah mengecek di lokasi-lokasi lain apakah ada hal serupa atau tidak. “Selanjutnya kami tutup cat saja, masih ada satu titik lagi,” papar dia.

Arif mengonfirmasi hal ini baru kali pertama terjadi di Solo. Vandalisme itu terindikasi ada pihak-pihak yang tidak puas dengan pelaksanaan PPKM Level IV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak