Bentrok Pemuda Pancasila-GMBI di Kebumen, Ini Penjelasan Kapolres

Ratusan polisi berjaga di Jalan Yos Sudarso yang hanya dibuka satu lajur sehingga hanya dapat dilalui kendaraan dari dua arah secara bergantian.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:36 WIB
Bentrok Pemuda Pancasila-GMBI di Kebumen, Ini Penjelasan Kapolres
Suasana Jalan Yos Sudarso, Gombong, Kebumen, pasca penyerangan ormas Pemuda Pancasila ke kantor LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Senin (23/8/2021). [dok]

SuaraJawaTengah.id - Sebanyak lima mobil rusak akibat penyerangan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) ke markas LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), di Gombong, Kabupaten Kebumen, Senin (23/8/2021) malam. Bentrok dipicu masalah pribadi.

Mobil yang rusak adalah jenis sedan Timor nomor polisi AD-7246-CV, Daihatsu Alya Nopol D-1091-AGU, Daihatsu Calya F- 3687-C, serta Honda Jazz AA-8164-NF dan Misubishi Strada R-1709-KP

Mobil rusak dengan kondisi semua kaca dan lampu pecah. Mobil Daihatsu Calya bahkan dirusak dan dijungkir balikkan oleh massa penyerang.

Rombongan penyerangan juga merusak kantor LSM GMBI sehingga mengalami kaca pecah dan peralatan kantor berantakan. Selain merusak kios yang berada di lokasi kejadian, massa juga membakar atribut GMBI.

Baca Juga:Coba Turunkan Bendera Taliban, 3 Warga Afghanistan Tewas Tertembak

Kapolres Kebumen, AKBP Piter Yanottama mengatakan, polisi menangkap 75 anggota ormas Pemuda Pancasila yang diduga terlibat penyerangan. Mereka dibawa Markas Polres Kebumen untuk diperiksa lebih lanjut.

Menurut AKBP Piter Yanottama, penyerangan dipicu keributan antara anggota Pemuda Pancasila dengan seseorang berinisial DS. Keributan itu berujung saling pukul.  

“Tapi sebenarnya bukan antara Pemuda Pancasila dengan GMBI. Tapi ormas PP dengan seseorang dan kemudian terjadi saling pukul. GMBI menawarkan jasa pendampingan hukum terhadap orang tersebut,” kata Piter Yanottama, Selasa (24/8/2021) malam.

Setelah sejadian, sekitar pukul 20.00 WIB terjadi pertemuan antara perwakilan LSM GMBI dengan Polres Kebumen. Perwakilan LBH GMBI JawaTengah, Muhamad Ahasan Fahmi meminta polisi menindak tegas pelaku penyerangan.

Muhamad Ahasan Fahmi meminta Polres Kebumen bersikap netral dalam menangani kasus ini dan tidak memojokkan LSM GMBI.

Baca Juga:Logo FPI Baru Resmi Diperkenalkan, Kuasa Hukum: Pendaftaran Bukan Kewajiban

Berdasarkan keterangan warga sekitar, pasca bentrokan situasi di lokasi kejadian menjadi mencekam. Ratusan polisi berjaga di Jalan Yos Sudarso yang hanya dibuka satu lajur sehingga hanya dapat dilalui kendaraan dari dua arah secara bergantian.    

Masih menurut warga, saat terjadi penyerangan ada sejumlah anggota LSM GMBI dari luar daerah yang berkumpul di kantor tersebut. Diantara kendaraan yang dirusak adalah milik anggota dari luar daerah tersebut.

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak