Jelang PON XX Papua, Atlet Panjat Tebing Aries Susanti Siap Persembahkan Emas untuk Jateng

Atlet panjat tebing Aries Susanti mengaku optimis bisa meraih emas pada PON XX Papua

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 15 September 2021 | 14:05 WIB
Jelang PON XX Papua, Atlet Panjat Tebing Aries Susanti Siap Persembahkan Emas untuk Jateng
Atlet panjat tebing Jawa Tengah Aries Susanti Rahayu saat berlatih di kompleks GOR Jatidiri Semarang, Senin (13/9/2021). Ia siap menyabet medali emas di PON XX 2021 [ANTARA/ I.C.Senjaya]

SuaraJawaTengah.id - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tinggal menghitung hari. Atlet panjat tebing Jawa Tengah Aries Susanti Rahayu siap menyumbang medali emas dalam ajang olahraga  tersebut. 

Diketahui PON XX Papua akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.  Atlet panjat tebing dari Jawa Tengah itu tak akan melewatkan kesempatannya untuk mendapatkan medali emas.

Aries di sela latihan di kompleks GOR Jatidiri Semarang, mengaku tetap optimistis tampil maksimal meski kekuatan atlet dari berbagai provinsi yang akan turun dalam pesta olahraga ini relatif merata.

"Semua atlet pelatnas turun untuk memperkuat daerahnya masing-masing," kata Aries dikutip dari ANTARA Rabu (15/9/2021). 

Baca Juga:Sabet Perunggu di Olimpiade Tokyo, Ini Harapan Windy Cantika di PON XX Papua

Atlet kelahiran 21 Maret 1995 itu siap menyabet medali emas dari nomor speed, meski kekuatan atlet yang akan turun di nomor ini merata.

Adapun persiapan yang dilakukan menjelang PON Papua, kata dia, telah disiapkan program latihan yang sama.

Selama dua tahun terakhir ini, Aries tidak mengikuti kompetisi akibat minimnya perlombaan di masa pandemi ini.

Ia menyebut kompetisi terakhir yang diikutinya digelar pada 2019.

Meski demikian, lanjut dia, dengan program latihan serta penyiapan mental bertanding, target medali emas optimistis bisa tercapai.

Baca Juga:Kembali Mengenal dan Merawat Aksara Jawa

Secara terpisah, Manajer Tim Panjat Tebing Jawa Tengah Purwandi Ipink menargetkan 3 hingga 4 medali emas bisa diraih provinsi ini dalam PON Papua nanti.

Ia menambahkan minimnya kompetisi yang digelar berpengaruh terhadap jam terbang atlet.

Oleh karena itu, kata dia, perlu diubah pola latihan, seperti membuat suasana seperti saat digelar kompetisi selama latihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak