Cakupan Vaksinasi di Jateng Paling Rendah di Pulau Jawa, Ini Masalahnya

Cakupan program vaksinasi di jateng terhitung paling rendah jika dibandingkan jatim dan jabar, ternyata ada beberapa masalah

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 22 September 2021 | 08:10 WIB
Cakupan Vaksinasi di Jateng Paling Rendah di Pulau Jawa, Ini Masalahnya
Ilustrasi vaksinasi. Cakupan program vaksinasi di jateng terhitung paling rendah jika dibandingkan jatim dan jabar, ternyata ada beberapa masalah. [Istimewa]

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah terus menggenjot program vaksinasi. Dalam sepekan terakhir, ada sekitar 1,6 juta warga Jateng yang menerima suntikan vaksin Covid-19.

Menyadur dari Solopos.com, cakupan vaksinasi Covid-19 di Jateng masih paling rendah dibandingkan daerah lain di Pulau Jawa.

Dikutip dari laman Internet resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), vaksinasi dosis I di Jateng baru mencakup 10.290.626 orang, atau sekitar 35,82% dari total sasaran 28.727.805 orang.

Sementara, cakupan vaksin dosis kedua baru menjangkau 18,42% sasaran atau sekitar 5.291.907 orang.

Baca Juga:Ketua DPR Minta Masyarakat Tidak Ragu Vaksin

Cakupan itu lebih rendah dibanding Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang sudah mampu menyuntikkan vaksin dosis pertama ke 13.718.920 penduduk, atau sekitar 36,19% dari sasaran yang mencapai 37.907.814.

Sedangkan untuk dosis kedua, cakupan vaksinasi di Jabar mencapai angka 18.59% atau sekitar 7.046.502 orang.

Percepatan Vaksinasi

Pun demikian dengan cakupan vaksinasi di Jatim yang lebih tinggi, yakni sekitar 13.030.591 orang atau sekitar 40,94% dari total sasaran vaksinasi dosis pertama. Sedangkan cakupan dosis kedua berada di angka 21,61%, atau sekitar 6.878.494 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, mengaku pihaknya terus melakukan percepatan vaksinasi di Jateng.

Baca Juga:Jemput Bola, Ketua DPR dan Presiden Tinjau Vaksinasi di Banten

Bahkan, pada pekan ini cakupan vaksinasi di Jateng lebih banyak daripada pekan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini