alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ideologi Kiri Argo Ismoyo, Sang Wali Kota Magelang di Pusaran PKI

Budi Arista Romadhoni Kamis, 30 September 2021 | 17:00 WIB

Ideologi Kiri Argo Ismoyo, Sang Wali Kota Magelang di Pusaran PKI
Kuburan Argo Ismoyo di kompleks makam keluarga besar R Soemodilogo di Potrobangsan IV. [suara.com/ Angga Haksoro Ardi].  

Kisah Argo Ismoyo yang terjebak dalam ideologi kiri dan PKI membuatnya hilang tanpa jejak

Perolehan suara lebih dari 50 persen, menjadikan PKI sebagai partai dominan yang menguasai DPRD Kotapraja Magelang. PKI bebas memilih siapa yang akan ditunjuk sebagai Wali Kota.

“Wali Kota yang menjabat adalah Argo Ismoyo. Dimana dia menjadi semacam simpatisan atau dedengkotnya PKI,” ujar Bagus Priyana.

Kota Magelang dalam Pusaran Konflik

Tujuh tahun lamanya Argo Ismoyo menjabat Wali Kota Magelang. Beliau dicopot dari jabatannya usia pecah peristiwa berdarah 30 September 1965 (G30S/ PKI) di Jakarta.

Baca Juga: DPR Minta TNI Jelaskan Tudingan Gatot Nurmantyo Soal Hilangnya Diorama G30S/PKI

Dalam buku “Sejarah Rumpun Diponegoro dan Pengabdiannya” yang disusun dan diterbitkan Dinas Sejarah Militer Kodam VII/ Diponegoro, Kotapraja Magelang menjadi salah satu target wilayah pembersihan dari sisa-sisa pemberontak.

Tanggal 21 Oktober 1965 sekira pukul 21.00 WIB, pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang dipimpin Kolonel Sarwo Edhi Wibowo bertolak dari Semarang menuju Magelang.

Sesampainya di Magelang, pasukan RPKAD yang diperkuat personel Ki Tejo dari Yon II Magelang menggelar unjuk kekuatan (show of force). Setelah unjuk kekuatan selesai, massa rakyat mengadakan aksi balasan.

Massa membakar gedung-gedung yang disanyalir milik PKI, Baperki, dan Chung Hua Tsung Hui (CHTH) -organisasi sosial warga etnis Cina-.

Pada halaman 575 buku “Sejarah Rumpun Diponegoro dan Pengabdiannya” ditulis: “Gedung ex Wali Kota Argo Ismoyo yang menjadi tokoh PKI tidak luput dari sasaran dirusak dan dibakar.”

Baca Juga: CEK FAKTA: Istana Resmikan PKI Boleh Berdiri di Indonesia, Benarkah?

“Beberapa saksi mata mengatakan di sini terjadi kerumunan massa yang menuntut Wali Kota Magelang dicopot. Kemudian rumah Argo Ismoyo itu dibakar di daerah Gladiol,” kata Bagus Priyana.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait