Drakor Squid Game Lagi Digandrungi, Ini Pesan Psikologis yang Bisa Dipetik

Drakor Squid Game kini lagi digandrungi oleh para pecinta film di Indonesia, ini pesan yang mengandung makna psikologis

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 29 September 2021 | 11:22 WIB
Drakor Squid Game Lagi Digandrungi, Ini Pesan Psikologis yang Bisa Dipetik
Film Squid Game. (Netflix)

 2. Utang gali lobang tutup lobang bukanlah solusi

Sebagian besar pemain dalam kompetisi Squid Game rela bergabung karena harus membayar semua utang yang tidak bisa dibayarkan.

Dalam series tersebut, diceritakan banyak dari peserta yang berusaha menutup utang mereka dengan berutang lagi kepada orang lain. Alih-alih utang terlunasi, mereka malah membuat masalah baru.

Meminjam uang bagaikan kecanduan narkoba. Semakin banyak Anda mendapatkan uang dari orang lain dengan cara meminjam, maka Anda bisa semakin terobsesi dengan hal tersebut.

Baca Juga:Squid Game Jadi Viral, Warganet Teliti Perhatikan 2 Kesalahan Ini

3. Kebutuhan lebih penting dibanding keinginan

Sebagian besar karakter dalam serial Squid Game memiliki latar belakang yang berbeda tentang mengapa mereka berakhir di game ini.

Rata-rata mereka gagal dalam memprioritaskan kebutuhan, sehingga mengakibatkan utang yang sangat besar. Seperti yang terjadi pada Gi Hun dan ibunya. Alih-alih menggunakan uang yang ia dapatkan dari pinjaman untuk kebutuhan dan mencari pekerjaan layak, uang tersebut malah digunakan untuk bermain judi.

4. Keserakahan dapat membutakan

Permainan Squid Game merupakan pertandingan survival atau bertahan hidup. Agar dapat bertahan dan mendapatkan hadiah, peserta harus melakukan apa pun termasuk hal-hal yang dapat menyebabkan penyesalan.

Baca Juga:5 Rekomendasi Film Lee Jung Jae, Ada Deliver Us From Evil

Ketika berbicara tentang uang, umumnya pasti orang menjadi bersemangat. Squid Game mengajarkan keserakahan dalam hal uang tidak akan pernah memberi hasil yang lebih baik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini