alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kalah Lagi, PSG Pati Harus Puas Jadi Juru Kunci Grup C Liga 2

Budi Arista Romadhoni Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Kalah Lagi, PSG Pati Harus Puas Jadi Juru Kunci Grup C Liga 2
Pemain AHHA PS Pati, Nugroho Fatchurohman (kanan) berebut bola dengan gelandang PSM Yogyakarta, Nanda Nurrandi dalam lanjutan Liga 2 2021 Grup C di Stadion Manahan, Solo, Selasa (19/10/2021). [MO AHHA PS Pati]

PSG Pati akhirnya harus mengalami kekalahan kembali atas lawannya PSIM Yogyakarta

SuaraJawaTengah.id - PSG Pati kembali mengalami kekalahan. Klub milik Atta Halilintar kalah atas lawanya PSIM Yogyakarta 0-2 pada pertandingan seri pertama Liga 2 Musim 2021 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/10/2021).

Dengan hasil itu, PSG Pati menjadi juru kunci dalam klasemen sementara di Grup C.

Dua gol kemenangan PSIM ke gawang PSG Pati dicetak oleh pemain nomor punggung 28, Aditya Putra Dewa dari titik penalti menit 58 dan gol kedua oleh Sugeng Efendi, pada menit 86.

Kekalahan PSG Pati dari PSIM tersebut membuat tim milik Atta Halilintar itu menduduki urutan terbawah atau keenam di grup C Liga 2 dengan poin satu dari empat kali pertandingan.

Baca Juga: Bikin Baper! Ada Peran Istri Dibalik Gol Indah Syaiful Indra Cahya

Sedangkan, PSIM yang menambah tiga poin naik ke urutan ketiga klasemen sementara dengan lima poin dari empat pertandingan, dengan satu kali menang, dua kali seri, dan satu kali. PSIM menggeser Persijap yang turun ke urutan empat klasemen sementara di Grup C.

PSG dari empat kali main seri pertama ini, tiga kali mengalami kalah saat melawan Persis 0-2, melawan PSCS 1-2, seri dengan Persijap 2-2, dan melawan PSIM terakhir kalah 0-2, sehingga hanya memperoleh 1 poin.

Menurut pemilik PSG Pati Atta Halilintar pihaknya harus menerima kekalahan dari PSIM Yogyakarta. Hal ini, menjadi pelajaran bagi timnya karena waktu kompetisi Liga 2 masih panjang dan masih banyak waktu untuk melakukan evaluasi dan mempelajari terkait sepak bola.

Menurut Atta, saat melawan PSIM sebenarnya timnya mempunyai peluang banyak. Seperti ketika kapten tim, Zulham Zamrun mempunyai dua kali kesempatan di depan gawang lawan. Namun, dia gagal membuah gol.

Menyinggung soal posisi PSG Pati yang berada di posisi paling buncit dalam klasemen sementara, Atta mengatakan timnya masih punya enam kali pertandingan lagi untuk berbenah diri.

Baca Juga: Persis Solo Gagal Menang Lawan PSIM Yogyakarta, Kaesang Minta Waktu: Kabeh Tak Evaluasi

Menurut dia, setiap pertandingan harus seperti final dan tidak tahu timnya ke depan seperti apa. Hal ini, menjadi pelajaran berharga dan banyak yang harus dipelajari lagi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait