Sejak PTM 100 Persen, Belasan Siswa di Banjarnegara Positif Covid-19

Sebagian besar tanpa mengalami gejala.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 28 Januari 2022 | 14:51 WIB
Sejak PTM 100 Persen, Belasan Siswa di Banjarnegara Positif Covid-19
Salah satu sekolah di Banjarnegara melaksanakan PTM. [Suara.com /Citra Ningsih]

SuaraJawaTengah.id - Belasan siswa sekolah di Kabupaten Banjarnegara, terpapar COVID -19 saat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjarnegara, dr. Latifa Hesti Purwaningtyas mengatakan, sejak penerapan PTM 100 persen dilaksanakan di Banjarnegara, pihaknya melakukan pemantauan dengan melakukan testing rapid di sekolah sekolah.

"PTM sudah kita mulai, tapi apapun itu kita waspada. Kita mengadakan testing dengan rapid di sekolah," jelas dia, Jumat (28/1/2022)

Belum lama ini, hasil testing tersebut menunjukkan sebanyak 12 siswa di Banjarnegara terpapar COVID-19. Untuk selanjutnya, pihak dinkes melakukan tes PCR untuk memastikan hasil rapid tersebut.  

Baca Juga:Minta Penutupan 90 Sekolah Di Jakarta, KSP: Jangan Panik Berlebihan

"Setiap sekolah kita ambil 100 sampel, ada yang positif sekitar 12 siswa, kita pastikan dulu dengan tes PCR, karena ini baru rapid,"papar dia.

Dari 12 siswa tersebut, lanjutnya, sebagian besar adalah tanpa gejala. Pihaknya menegaskan, sambil menunggu hasil PCR, untuk sementara 12 siswa tersebut melakukan isolasi mandiri dan sekolah wajib menerapkan protokol kesetahan yang ketat.

"Sebagian besar tanpa gejala, jadi sambil menunggu sementara isolasi mandiri dan pastikan sekolah menerapkan prokes," ujar dia.

12 siswa tersebut adalah hasil dari testing di empat sekolah. Tiap tiap sekolah diambil sebanyak 100 sampel rapid.

"Itu dari 4 sekolah yang sudah di cek, setiap hari kami turun ke sekolah, masing masing sekolah diambil 100 sampel," sambung dia.

Baca Juga:PTM di 90 Sekolah Dihentikan Sementara, KSP Minta Masyarakat Tak Panik

Menurut dia, apabila hasil PCR menyatakan 12 sampel tersebut positif, maka sebaiknya PTM kembali menerapkan pembatasan.

"Kalau dengan PCR positif mungkin 50-70 persen dulu yang masuk sekolah, tapi kalau negatif maka sekolah berlanjut tapi tetap prokes," kata dia.

Terpisah, PLH Bupati Banjarnegara, Syamsuddin menanggapi, apabila terdapat kasus COVID -19 dalam lingkup sekolah maka sebaiknya melakukan isolasi mandiri. Sementara untuk PTM, menurut dia masih harus dikaji ulang.

"Ketika dalam kondisi yang bersangkutan tidak gawat maka isolasi mandiri, tapi kalau gawat maka langsung isoter. Untuk PTM adalah salah satu hal yang perlu dikaji ulang," pungkas dia.

Kontributor : Citra Ningsih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak