“Lha Miftah nanggap saja supaya kelestariannya terjaga, malah disalahkan… pokoknya Miftah salah, dan harus minta maaf. Oke, salahkan saya, jangan dalangnya, pokoke salahnya Miftah,” bebernya.
“OK fine… saya minta maaf atas kegaduhan yang terjadi, bukan karena nanggap wayangnya!” ucapnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya pagelaran wayang kulit yang dimainkan Ki Warseno Slenk dengan tokoh ‘Begawan Lumana Mertobat’ menuai banyak komentar negatif.
Dalam pagelaran tersebut juga tampak sebuah wayang berpeci yang diduga mirip dengan Ustaz Khalid Basalamah yang diceritakan tengah memeluk wayang perempuan yang dianggap sebagai wanita pekerja seks komersial (PSK).
Baca Juga:Dalang Buka Suara Soal Wayang Mirip Khalid Basalamah, Gus Miftah: Oke Fine, Saya Minta Maaf
Warganet pun langsung bereaksi untuk memberikan komentarnya.
"Heheh, nggak ada yg salah gus. Yg salah itu yg nggak paham. Nggak paham soal budaya, nggak paham sejarah, nggak paham dirinya, nggak paham org lain, nggak paham tinggal dimana, nggak pagam paham, dan selalu salah paham plus gagal paham," tulis @zulfikar_basyaiban.
"Postingan puisi nya kemana? Serius nanya. Di arsipkan apa di hapus?," tulis @sugianti_sugiii.
"Wong salah ora gelem ngaku salah," tulis @aliqomarudinn.
"Pantas tidak Gus.. ulama berlaku seperti itu?.. kl mmng gak terima SM perkataan ust Khalid bicara baik2 anda kan ulama," tulis @rahma.jabir.
Baca Juga:Tank Rusia Masuki Ukraina, Ustaz Derry Sulaiman Sebut Dalang Ponpes Gus Miftah Offside