facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hujan Abu Merapi, Petani Cabai di Desa Paten Magelang Terancam Gagal Panen

Ronald Seger Prabowo Kamis, 10 Maret 2022 | 18:36 WIB

Hujan Abu Merapi, Petani Cabai di Desa Paten Magelang Terancam Gagal Panen
Sisa hujan abu terlihat di Dusun Babadan I, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kamis (10/3/2022). [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

Abu vulkanik tampak menempel pada daun-daun dan tanaman sayuran milik warga.

Hujan abu melanda 7 desa di Kecamatan Dukun dan Sawangan, Kamis (10/3/2022). Hujan abu terjadi pasca awan panas guguran Gunung Merapi dini hari tadi.

Awan panas guguran Merapi tanggal 9 Maret 2022 terjadi mulai pukul 23.18 WIB. Berdasarkan pemantauan informasi dan laporan dari masyarakat, sampai dengan pukul 00.30 WIB sebaran hujan abu terjadi antara lain di sejumlah wilayah.

Meliputi Desa Paten, Sengi, dan Krinjing di Kecamatan Dukun serta Desa Ketep, Gantang, Jati, dan Soronalan di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, dalam keterangan tertulis mengatakan bahwa Merapi meluncurkan awan panas pada Rabu (9/3/2022), pukul 23.18, 23.29, 23.38, 23.44, dan 23.53 WIB.

Baca Juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Desa Tlogolele Diguyur Hujan Abu Vulkanik

Menurut Hanik luncuran awan panas guguran tercatat di seismogram memiliki amplitudo maksimal 75 mm dan durasi maksimal 570 detik. “Jarak luncur kurang lebih 5 kilometer ke arah Tenggara. Arah angin ke Barat Laut,” kata Hanik.

Pos Babadan melaporkan hujan abu terjadi pada pukul 23.48 WIB, dalam rentang waktu Merapi meluncurkan awan panas guguran.

Menurut BPPTKG, Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal dua kilometer ke arah Tenggara pada Kamis pukul 00.22, 01.00, 01.22, 01.35, 01.59, dan 02.07 WIB.

Guguran lava dan awan panas Merapi bisa menimbulkan bahaya di sektor Selatan-Barat Daya yang meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, dan Bebeng serta sektor Tenggara yang meliputi Sungai Woro dan Sungai Gendol.

Apabila Gunung Merapi mengalami letusan eksplosif, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung.

Baca Juga: Gunung Merapi Erupsi, Ini Daftar Dukuh Terdampak di Boyolali Hari Ini

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait