facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berhasil Raih Juara Liga Champions, Real Madrid Lupakan Kegagalan untuk Datangkan Kylian Mbappe

Budi Arista Romadhoni Minggu, 29 Mei 2022 | 16:37 WIB

Berhasil Raih Juara Liga Champions, Real Madrid Lupakan Kegagalan untuk Datangkan Kylian Mbappe
Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe telah resmi memperpanjang kontraknya bersama tim raksasa Prancis tersebut hingga 2025. [Anne-Christine POUJOULAT / AFP]

Kylian Mbappe sempat menjadi pemain incaran Real Madrid. Namun sang pemain, rupanya enggan meninggalkan klubnya Pari St Germain (PSG)

SuaraJawaTengah.id - Kylian Mbappe sempat menjadi pemain incaran Real Madrid. Namun sang pemain, rupanya enggan meninggalkan klubnya Pari St Germain (PSG). 

Presiden Real Madrid Florentino Perez menegaskan bahwa penyerang Paris St Germain Kylian Mbappe tidak berada dalam pikiran klub saat mereka merayakan mahkota Piala Eropa ke-14 yang memperpanjang rekor setelah kemenangan melawan Liverpool di Paris pada Sabtu waktu setempat (Minggu dini hari WIB).

Sebelumnya, Mbappe diprediksi akan pindah ke ibu kota Spanyol. Tetapi sang pemain menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2025 di PSG pekan lalu dalam putar balik yang dramatis.

Hal itu tentu saja menjadi keputusan yang menjengkelkan banyak pemain dan penggemar Real.

Baca Juga: Kick Off Ditunda 35 Menit, Andy Robertson Kecam Penyelenggara atas Kekacauan Liga Champions

"Real Madrid akan selalu terus bekerja untuk mempunyai pemain-pemain terbaik, tapi hari ini Mbappe sudah dilupakan," kata Perez kepada reporter yang dikutip Reuters, Minggu (29/5/2022). 

"Tidak ada yang terjadi, Real Madrid telah mengalami musim yang sempurna dan itu adalah masalah yang terlupakan, hanya ada pesta Real Madrid."

Pilihan Mbappe untuk tetap berada di klub juara Prancis itu telah memicu perang kata-kata antara pihak-pihak yang terlibat setelah presiden LaLiga Javier Tebas mengatakan mereka akan mengajukan keluhan terhadap PSG ke UEFA karena kesepakatan itu "menyerang stabilitas ekonomi" dari permainan Eropa tersebut.

Presiden Ligue 1 Vincent Labrune menyerang balik kepada Tebas pada Kamis, mengatakan penghinaan tentang liga Prancis dan para pemainnya adalah "tidak bisa diterima". [ANTARA]

Baca Juga: Wajah Murung Pemain Liverpool usai Dipecundangi Real Madrid

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait