facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Astaga! Bocah 9 Tahun di Brebes Jadi Korban Perundungan hingga Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisinya

Ronald Seger Prabowo Selasa, 21 Juni 2022 | 19:17 WIB

Astaga! Bocah 9 Tahun di Brebes Jadi Korban Perundungan hingga Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisinya
Potongan video tindakan perundungan terhadap seorang anak di Brebes yang beredar di‎ media sosial. [Istimewa]

Terlihat seorang anak berseragam sekolah tengah dipukuli berkali-kali pada bagian dada di sebuah tempat yang sepi.

SuaraJawaTengah.id - Sebuah video yang menunjukkan tindakan perundungan terhadap anak oleh teman-temannya di Kabupaten Brebes ‎viral di media sosial, Selasa (21/6/2022).

Bahkan, korban perundungan sampai harus dilarikan ke rumah sakit.

Video yang beredar berdurasi tujuh menit salah satunya dipantau daru Grup Facebook INFO JATIROKEH. Terlihat seorang anak berseragam sekolah tengah dipukuli berkali-kali pada bagian dada di sebuah tempat yang sepi.

Pelakunya merupakan seorang anak ‎yang juga mengenakan seragam sekolah yang sama.

Baca Juga: Tidak Hanya Fisik, Kenali Jenis Bullying dan Cara Mengatasinya

Bocah yang dipukul terlihat bersandar di sebuah pagar tembok. Dia awalnya pasrah saat berkali-kali dipukul sebelum akhirnya mencoba melawan dengan cara menendang pelaku.‎ Dalam video itu juga terlihat sejumlah anak lain.

Di media sosial, video itu antara lain diungggah oleh kakak korban bernama Nur Aviani.‎ Dalam keterangan di unggahanya, dia menyebut adiknya sudah beberapa kali menjadi korban perundungan. 

Adapun kejadiannya ‎diketahui berlokasi di Desa ‎Desa Dukuhmaja, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes.

"Ini vidio kejadian yang 3x yg kebetulan diambil oleh tmn tsk,dan BUKAN rekayasa ya maaf bgt gda yg mau sanak keluarganya mendapat perlakuan seperti ini," tulisnya, Selasa (21/6/2022).

Sebelum kejadian dalam video, Nur mengungkapkan, adiknya yang berinisial FPS (9) sebelumnya mengalami kekerasan fisik oleh pelaku berinisial F (12).

Baca Juga: Siswa Meninggal Dunia Diduga Korban Bullying dan Pengeroyokan Temannya Sendiri

"Kejadian pertama tsk mencolok mata adik saya, tapi adik saya tdak mengaku apapun. Kejadian kedua posisi habis hujan adik saya dilempr kekubangan pulang semua baju kotor. Ketiga setelah dipukul besok paginya adik saya muntah dan mengeluh saki,kejadian terakhir  ketahuan tetangga dan langsung memanggil ibu saya," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait