Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabar 13 ABK Asal Batang dalam Kecelakaan Kapal di Samudera Hindia Belum Jelas, Keluarga ABK Langsung Membuat Laporan

Ronald Seger Prabowo Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:45 WIB

Kabar 13 ABK Asal Batang dalam Kecelakaan Kapal di Samudera Hindia Belum Jelas, Keluarga ABK Langsung Membuat Laporan
Sejumlah orang asal Kabupaten Batang yang merupakan keluarga ABK kapal KM. Ocean 17 GT. 198 / No.8858, didampingi DPC HSNI Batang melaporkan insiden kecelakaan kapal ke Polairud Batang, Kamis (11/08/22) lalu. [Dok HSNI Kabupaten Batang]

Kapal yang membawa 18 ABK itu merupakan kapal dari PT Karya Mandiri Citra Mina Jakarta.

SuaraJawaTengah.id - Insiden kecelakaan kapal kembali terjadi di wilayah perairan barat Pulau Sumatera, atau di perairan Samudera Hindia.

Kapal yang mengalami kecelakaan itu adalah kapal KM. Ocean 17 GT. 198 / No.8858. Kapal yang membawa 18 ABK itu merupakan kapal dari PT Karya Mandiri Citra Mina Jakarta.

Dari belasan ABK, 13 di antaranya berasal dari Kabupaten Batang Jawa Tengah. Kapal yang membawa 18 ABK itu juga dinyatakan tenggelam usai mengalami insiden.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HSNI) Kabupaten Batang, Teguh Tarmojo, membenarkan informasi tersebut.

Baca Juga: Tradisi Bakar Kapal Untuk Para Arwah saat Perayaan Cung Yuan di Kalbar

Ia mengatakan, dari koordinasi dengan Polairud Batang dan PT. Karya Mandiri Citra Mina, kapal tersebut tenggelam pada 26 Juli 2022.

"Kapal yang membawa 18 awak itu berangkat dari Muara Baru Jakarta Juni 2022 lalu," terangnya, Minggu (14/08/22).

Dilanjutkannya, dari koordinasi dengan PT. Karya Mandiri Citra Mina, 1 orang dikabarkan meninggal dan 10 ABK selamat.

"Sementara 7 ABK sampai saat ini belum ditemukan. Namun data pasti siapa saja yang selamat dan belum ditemukan masih menunggu informasi lebih lanjut," paparnya.

Berawal dari informasi itu, HSNI langsung melakukan pendataan, dan mendampingi keluarga korban untuk melapor ke Polairud Batang.

Baca Juga: ABK KLM Mutiara 01 Minta Bantuan, Kapal Tenggelam di Perairan Selayar

"Laporan resmi telah dibuat, keluarga korban juga menunggu data valid yang selamat, ataupun yang belum ditemukan," jelas Teguh.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait